Dinas PUPR Kota Denpasar Dorong Pembangunan Infrastruktur dengan Swadaya

Sumber foto: solopos.com/ilustrasi

REDAKSIBALI.COM-DENPASAR. Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Denpasar terus mendorong pembangunan infrastruktur, utamanya akses jalan. Walaupun kas daerah yang jumlahnya terbatas, upaya untuk meningkatkan kualitas jalan terus dimaksimalkan. Seperti halnya pembangunan dan peningkatan jalan swadaya dari masyarakat yang tentunya dapat mempercepat penataan dan pembangunan di Kota Denpasar

Sekretaris DPUPR Kota Denpasar, Made Widiasa didampingi Kabid Jasa Konstruksi dan Bina Program, I Gede Made Bhaju Pravita saat diwawancarai di ruanganya, Rabu (17/1), menjelaskan bahwa kemampuan Kas Daerah Kota Denpasar sangat terbatas. Hal ini lantaran terdapat berbagai sektor seperti halnya pendididikan dan kesehatan yang wajib dianggarkan dan diatur dalan peraturan perundang-undangan. "Sehingga, untuk mempercepat pembangunan, DPUPR Kota Denpasar mendorong partisipasi masyarakat, salah satunya adalah dengan melakukan peningkatan secara swadaya," kata Widiasa.

Dikatakan Widiasa, pola pembangunan dan peningkatan jalan secara swadaya merupakan salah satu inovasi guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Adapun konsep ini telah dilaksanakan sejak tahun 2012 lalu. Hanya saja ketika itu cakupanya hanya sebatas aspal saja.

Sedangkan mulai tahun 2016 hingga saat ini peningkatan jalan dianggarkan  untuk dua jenis, yakni aspal dan paving. Pada konsepnya pembangunan di Kota Denpasar tetap menjunjung tinggi asas pemerataan dan mendesaknya suatu kondisi jalan. Sehingga belum keseluruhan aspirasi masyarakat dapat direalisasikan segera. Untuk peningkatan Jalan Swadaya ini, lanjut Widiasa, DPUPR Kota Denpasar hanya menyediakan aspal atau paving sesuai kebutuhan masyarakat. Sedangkan untuk pemasangannya, masyarakat sendirilah yang mensiasati apakah dengan mencari tukang nanti honornya urunan atau dengan memasang sendiri. "Pola ini ternyata mendapat dukungan masyarakat Kota Denpasar, dan dinilai produktif dalam mempercepat penyediaan akses jalan yang baik serta meningkatkan pasrtisipasi masyarakat. Jadi masyarakat yang mau jalanya cepat diaspal dan dipaving biasanya akan memilih mengajukan permohonan paving swadaya," ujarnya.

Widiasa turut mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota Denpasar dalam pembangunan jalan swadaya yang bekerjasama dengan DPUPR Kota Denpasar ini. "Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang sudah peduli dan mau bekerjasama untuk kepentingan kita bersama dalam hal peningkatan akses jalan dengan konsep swadaya ini. Selain lebih cepat, hasilnya juga sangat baik." pungkasnya.

Berdasarkan data DPUPR, pada TA. 2017 lalu terdapat total  32 ruas jalan dan gang  dengan panjang 11.108 meter yang berhasil dirampungkan di seluruh kecamatan yang berada di Kota Denpasar. Dari jumlah tersebut 4.487 meter merupakan aspal swadaya dan 6.690 merupakan paving swadaya. Sedangkan untuk TA. 2018, DPUPR Kota Denpasar menargetkan realisasi 4.373 meter jalan swadaya yang terdiri atas 1.248 jalan aspal dan 3.125 jalan paving. (sui)

Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya