Rekomendasi Securitas - 23 Januari 2018

Rekomendasi Securitas 

REDAKSIBALI.COM - DENPASAR

Danareksa Sekuritas on Ciputra Development (CTRA) 01/17/2018
Solid performance

Pada bulan Desember 2017, CTRA mencatat penjualan pemasaran sebesar IDR796 miliar, + 29,5% mom. Penjualan pemasaran yang baik terutama berasal dari tiga peluncuran produk yang dilakukan oleh perusahaan pada bulan Desember 2017, yaitu: (i) cluster Kintamani di Citra Maja Raya (1.238 unit tersedia untuk dijual, tingkat kenaikan 91,4%, dan jumlah dana sebesar Rp211 miliar), (ii) satu menara apartemen di Citra Plaza Batam (500 unit tersedia untuk dijual, 60,4% take up rate, dan total dana sebesar Rp166 miliar), (iii) satu menara apartemen di Barsa City Yogyakarta (98 unit tersedia untuk dijual, 63,3% up rate, dan total hasil Rp31 miliar).


Danareksa Sekuritas on Ciputra Development (CTRA) 01/17/2018

Solid performance

- Pada bulan Desember 2017, CTRA mencatat penjualan pemasaran sebesar IDR796 miliar, + 29,5% mom. Penjualan pemasaran yang baik terutama berasal dari tiga peluncuran produk yang dilakukan oleh perusahaan pada bulan Desember 2017, yaitu: (i) cluster Kintamani di Citra Maja Raya (1.238 unit tersedia untuk dijual, tingkat kenaikan 91,4%, dan jumlah dana sebesar Rp211 miliar), (ii) satu menara apartemen di Citra Plaza Batam (500 unit tersedia untuk dijual, 60,4% take up rate, dan total dana sebesar Rp166 miliar), (iii) satu menara apartemen di Barsa City Yogyakarta (98 unit tersedia untuk dijual, 63,3% up rate, dan total hasil Rp31 miliar).

- Secara kumulatif, CTRA mencatat penjualan pemasaran sebesar IDR7,6tn, + 6,3% yoy. Angka ini masih tertinggal dari target manajemen sebesar Rp8,5 triliun (89,8%) namun sedikit di atas perkiraan kami sebesar IDR7,3 triliun (105,3%). Sementara perusahaan belum memberikan panduan mengenai target penjualan pemasaran 2018.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,350

Bahana Sekuritas on Bank Negara Indonesia (BBNI) 01/17/2018

In-Line 4Q17 Results with Improving Asset Quality and LDR Trend

- BBNI membukukan laba bersih sebesar 4Q17 sebesar Rp3.46tr (-8% q-q, -5% y-y), sehingga menghasilkan laba bersih FY17 menjadi Rp13.62tr. Pertumbuhan pendapatan 20% didorong oleh NII (+ 6,5% y-y), PPOP (+ 10,3%) dan biaya provisi yang lebih rendah (-9%). Biaya kredit untuk FY17 turun menjadi 1,6%, meningkat dari 1,7% di 9M17 dan 2,0% di FY16.

- BBNI membukukan outstanding konsolidasi kredit sebesar IDR48,0tr, naik 12,2% y-y, yang merupakan perlambatan sedikit dari 13,3% yang dicapai pada 9M17, namun masih jauh di atas pertumbuhan industri sebesar 8-9%. CEO Baiquni mengatakan bahwa pertumbuhan kredit bisa lebih tinggi di tingkat remaja, namun masih ada beberapa "fixing" yang perlu dilakukan di segmen UKM. Perincian pertumbuhan kredit: 1) Corporate Private (31% dari total) + 14,9% yy, 2) BUMN Korporat (19% dari total) + 7,7% yy, 3) Sedang (16% dari total) + 14,6% yy, 4 ) Kecil (13% dari total) + 11,4% yy, 5) Konsumen (16% dari total) + 9,8% yy, dan 6) Anak perusahaan (6% dari jumlah keseluruhan) + 16,7% yy.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp10.000A mencatat penjualan pemasaran sebesar IDR7,6tn, + 6,3% yoy. Angka ini masih tertinggal dari target manajemen sebesar Rp8,5 triliun (89,8%) namun sedikit di atas perkiraan kami sebesar IDR7,3 triliun (105,3%). Sementara perusahaan belum memberikan panduan mengenai target penjualan pemasaran 2018.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp9.000

Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya