Besok, LPJK Bali Gelar Seminar Konstruksi




REDAKSIBALI.COM. Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Bali mengadakan seminar konstruksi, besok, Rabu, (1/03) di Aula Pasca Sarjana Universitas Udayana Sudirman. Seminar ini terselenggara atas kerjasama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI ini. Tujuannya sebagai kegiatan peningkatan kompetensi dan pengetahuan, baik bagi penyedia maupun pengguna jasa konstruksi.

“Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para konsultan dalam merencanakan pekerjaan-pekerjaan jembatan yang selama ini masih menggunakan ukuran standar yaitu dengan bentang panjang hanya 40 meter, kedepannya dapat beralih menggunakan bentangan panjang yang lebih dari 40 meter,” jelas LPJK dalam keterangan tertulis pada Selasa, (27/02), kemarin.

LPJK sebagai suatu lembaga yang didirikan untuk melaksankan kegiatan pengembangan jasa kontruksi. Jasa  konstruksi adalah layanan jasa dibidang konsultasi perencanaan, pelaksanaan pekerjaan jasa konstruksi dan pengawasan konstruksi untuk mewujudkan suatu bangunan aau insfratruktur lain. Visi LPJK adalah membangun industri konstruksi di Indonesia berdaya saing tinggi. Sementara LPJK mempunyai 5 misi diantaranya membangun kemampuan konsultan dan kontraktor nasional dalam memberikan layanan jasa konsultasi dan pekerjaan konstruksi melalui peningkatan dan pengembangan pengetahuan dan teknologi dibidang jasa konstruksi. Selain itu, LPJK juga mendorong dan menyediakan layanan peningkatan kemampuan konsultan dan kontraktor nasional melalui pelatihan dan peningkatan sumberdaya manusia (SDM).

Misi LPJK selanjutnya yakni memberikan layanan registrasi badan usaha dan tenaga kerja konstruksi untuk mendukung pelaksanaan pemberian layanan jasa konstruksi dan pekerjaan konstruksu yang tertib berdasarkan kompetensi yang sesuai dari para pelakunya. LPJK juga mendukung konslutan dan kontraktor nasional dalam pencegahan dan penyelesaian jasa konsultasi dan pekerjaan konstruksi. Terakhir. LPJK memfasilitasi proses implementasi UU No. 2 tahun 2017t tentang Jasa Konstruksi selama proses peralihan dari UU No. 18 tahun 1999 tentang Jasa Kontruksi.

Sesuai dengan UU No. 18 tahun 1999 tentang Jasa Kontruksi, LPJK memiliki 5 tugas, diantaranya melakukan atau mendorong penelitian dan pengembangan jasa konstruksi, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan jasa konstruksi, melakukan registrasi tenaga kerja konstruksi yang meliputi klasifikasi, kualifikasi, dan sertifikasi keterampilan dan keahlian kerja. Selain itu juga mendorong registrasi badan usaha jasa konstruksi. Terkahir, mendorong dan meningkatkan peran arbitrase, mediasi, dan penilai ahli dibidang jasa konstruksi. (sui)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya