Kapolda dan Gubernur Bali Ingatkan Perhelatan IMF Kepada Para Cagub-Cawagub

Deklarasi Kesepakatan Damai Pilgub Bali 2018



REDAKSIBALI.COM. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Petrus Reinhard Golose menyoroti pelaksanaan Annual and Spring Meetings, International Monetary Fund (IMF) yang akan dilaksanakan di Bali pada Oktober mendatang. Menurutnya, pelaksanaan IMF sebagai sebuah pagelaran terbesar di Pulau Dewata sejak zaman Majapahit. Ia menekankan, Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih nantinya mampu menunjukkan diri sebagai host yang baik. "Jadi itu yang terbesar, yang lain-lain itu kalah," kata Golose saat memberikan sambutan dalam acara Deklarasi Kesepakatan Damai dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar.

Golose mengingatkan, bahwa perhelatan IMF akan mendatangakan orang-orang besar dunia terutama para pemilik modal dan juga para Chief Executive Officer (CEO), Chief Financial Officer (CFO), Gubernur Bank, dan para Mentri Keuangan dari berbagai negara. "Itu semua petinggi-petinggi yang bergerak di bidang financing akan datang ke pulau dewata yang kita cintai ini, dan bapak-bapak yang akan menunjukkan ini lho saya, ini lho Bali. I'm the leader the island of tollerance," pesannya.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika turut mengingatkan penyelenggaraan IMF yang sudah menginjak hitungan bulan. Menurutnya, Bali akan kedatangan 15 ribu partisipan yang ditambah dengan stafnya kira-kira sebanyak 50 ribu orang dengan pelayanan Very Important Person (VIP) dan Very Very Importan Person (VVIP). Selain itu juga hadir puluhan kepala negara dan pemerintahan. "Ini harus kita persiapkan saudara-saudara," kata Pastika.

Pilkada Damai
Oleh karena itu, Pastika berharap bahwa Pilkada Serentak di Bali dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlangsung dapat menjaga kedamaian. Sehingga kedepan, Bali dapat menjadi barometer pelaksanaan Pilkada di Indonesia maupun dunia. Terlebih branding Bali telah bagus dimata dunia. "Begitu Pilkada ini rusuh, bukan hanya mencoreng nama Bali tapi juga mencoreng nama Indonesia. Begitu besar tanggungjawab kita di Bali saat ini," tutur Pastika.

Maka dari itu, Pastika mengaku mendukung kegiatan acara Deklarasi Kesepakatan Damai yang diinisiatori oleh Polda Bali ini. Turut hadir dalam kegiatan deklarasi, kedua paslon Cagub Cawagub, KPU, Bawaslu, Pangdam IX Udayana, Bendesa Agung, Majelis Alit Desa Pakraman, Ketua dan Pimpinan Partai Politik, Tim Kampanye serta Rektor Unud. (sui)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya