Pemilihan Teruna-Teruni Denpasar, Pemuda Harus Berperan Aktif dalam Pembangunan

Sekda Kota Denpasar, AA. Rai Iswara (keempat dari kiri) berfoto bersama dengan para pemenang dan finalis dalam Grand Final Pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2018, Sabtu, (24/2), di Ballroom Prime Plaza Hotel Denpasar



REDAKSIBALI.COM. Pemilihan Teruna-Teruni Denpasar sebagai upaya pemerintah Kota Denpasar untuk membina dan meningkatkan wawasan generasi muda agar dapat berperan aktif dalam pembangunan. Selain itu, guna menyiapkan generasi muda yang tangguh, kreatif dan bertanggung jawab sebagai kader pembangunan dimasa yang akan datang.

Keterangan itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, MA. Dezire Mulyani saat acara Grand Final Teruna-Teruni Denpasar 2018 di Ballroom Prime Plaza Hotel Denpasar. Ia menekankan, dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi seperti sekarang ini Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif. Caranya dengan memadukan segenap potensi yang dimiliki oleh para pemuda. "Kami berharap generasi muda mampu meningkatkan prestasi, serta pemahaman tentang budaya, pariwisata, dan pembangunan," ujarnya.

Pemilihan Teruna-Teruni Denpasar diikuti 110 pemuda. Peserta tersebut terdiri dari 60 orang teruna (laki-laki) dan 50 teruni (perempuan) yang berasal dari kalangan SMA, SMK, mahasiswa dan sekaa teruna yang ada di Kota Denpasar. Setelah melalui serangkaian pemilihan, yang lolos seleksi hanya 10 pasang finalis.

Sementara itu, Sekda Kota Denpasar, AA. Rai Iswara mengatakan, pemilihan Teruna-Teruni Denpasar sebagai ajang yang sangat baik untuk menunjukan kompetensi para teruna-teruni yang ada di Kota Denpasar. Menurutnya, seiring berjalannya waktu, pemilihan ini tidak hanya sebagai ajang bergengsi untuk menjadi duta wisata, namun juga menjadi wadah kreatifitas anak muda dan terus memberikan kontribusi positif untuk Kota Denpasar pada khususnya dan Bali umumnya.

Rai Iswara menekankan, Pemilihan Teruna-Teruni Denpasar sangat baik dalam melibatkan anak-anak muda agar bersinergi mencintai budaya dan tradisi yang dimiliki. "Pura, puri, pasar, pantai, dan museum wajib dijaga bersama dan mampu menjadi warisan untuk mendukung pariwisata Kota Denpasar", tegasnya.

Sementara itu, Ade Putra salah satu penonton mengaku sangat mendukung  diadakannya pemilihan TTD ini. Menurutnya, ajang TTD bisa memberikan wadah untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi para generasi muda khususnya di Kota Denpasar. "Dengan adanya ajang ini menurut saya bisa menghasilkan generasi yang unggul", ungkapnya.

Acara Grand Final Teruna-Teruni Denpasar ini dipenuhi hiporia para pendukung masing-masing finalis. Pada akhirnya juri memutuskan untuk memilih Kadek Deco Widi Permana dan Kadek Dena Ayu Ersa sebagai pemenang Teruna dan Teruni Denpasar 2018. Di posisi Runner Up 1 diisi AA. Ngurah Arindra Kusuma dan Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi. Selain itu, Made Ricky Catur Purnama dan Ni Wayan Dominica Putri sebagai Runner Up 2. Pada acara ini turut hadir Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara. (dik)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya