Pemuda Bangli Berkumpul, Satukan Pemikiran Lewat Karang Taruna

Rapat Forum Aspirasi Karang Taruna Kabupaten Bangli, Minggu, (11/02) di Aula Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Foto: I Nyoman Ariawan


REDAKSIBALI.COM. Selama ini keberadaan pemuda di Bangli sudah aktif di dalam berbagai kegiatan, terutama dalam kegiatan sekaa teruna dan karang taruna. Namun kegiatan-kegiatan para pemuda tersebut masih sebatas cakupan desa adat atau desa. Hal ini disebabkan karena belum adanya komunikasi antarpemuda se-Kabupaten Bangli sehingga kegiatan pemuda sifatnya masih berjalan sendiri-sendiri.

Oleh karena itu, sejumlah pemuda di Bangli berkumpul untuk menyatukan pemikiran ataupun gagasan. Mereka membidani lahirnya Forum Aspirasi Karang Taruna Kabupaten Bangli yang nantinya akan menjadi karang taruna tingkat kabupaten.

Ketua Forum Aspirasi Karang Taruna Kabupaten Bangli, I Wayan Wismargi dalam rapat pada Minggu, (11/02) di Aula Dinas Sosial Kabupaten Bangli kemarin mengatakan, pembentukan Karang Taruna Kabupaten Bangli bertujuan untuk menyatukan gagasan atau ide-ide dari pemuda se-Kabupaten Bangli. "Kita berkumpul dalam suatu karang taruna untuk menyatukan ide dan pemikiran," jelas Wismargi.

Wismargi menambahkan, selama ini pemuda di Kabupaten Bangli telah aktif dalam berbagai kegiatan-kegiatan di desa masing-masing. Selain itu, desa-desa di Kabupaten Bangli memiliki potensinya masing-masing, sehingga kedepan dibutuhkan para pemuda-pemuda yang aktif dan mampu untuk mengelola desanya sendiri dan disatukan melalui karang taruna tingkat kabupaten.

Menurutnya, kedepan para pemuda harus lebih tahu keberadaan potensi masing-masing desa yang ada di Bangli sehingga dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa yang bersangkutan. "Jadi sebetulnya ada potensi yang perlu kita kenali dari desa kita masing-masing. Melalui forum generasi muda atau karang taruna ini supaya bisa menyatukan sebuah informasi yang tujuannya adalah agar dapat diketahui potensi desa-desa di Bangli dan dapat kita kembangkan. Di karang taruna ini kita akan mempercepat informasi dan apa yang bisa kita buat di karang taruna desa," kata Wismargi.

Kedepan, kata Wismargi lagi, di karang taruna tingkat kabupaten ini akan bergerak di bidang sosial. Selain itu juga akan bergerak dalam bidang pengembangan atau pemberdayaan masyarakat dalam usaha kecil dan menengah. Dirinya juga berharap agar pemuda desa yang tergabung kedalam Karang Taruna Kabupaten Bangli ini supaya dapat mengembangkan kapasitas diri sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sehingga kedepan, keberadaan Kabupaten Bangli yang saat ini terbilang masih belum begitu diminati oleh investor nantinya segala bentuk potensi yang ada dapat dikelola oleh pemuda-pemuda di Bangli. "Sehingga kita generasi muda adalah langkah untuk menyiapkan masa depan. Kedepan bukan investor yang mengelola daerah kita, tapi diri kita sendiri atau pemuda kita yang akan mengelola, sehingga dampaknya akan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Inilah dasar mengapa karang taruna harus dibentuk," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Bantuan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Made Kariana Yasa menjelaskan, potensi Bangli sejatinya memiliki potensi yang sangat luar biasa. Ia mencontohkan, kerajinan misalnya, hampir semua produk-produk seperti itu berasal dari Bangli. Selain itu ia juga mencontohkan bahwa Bangli memiliki kawasan geopark yang tidak dimiliki oleh kabupaten lain. Kariana mengajak generasi muda untuk berbangga terhadap segala potensi yang ada di kabupaten Bangli. "Inilah awalnya sehingga ada ide pembentukan karang taruna tingkat kabupaten. Idenya sudah luar biasa dari pemuda, bukan dari kami," pungkasnya. (sui)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya