Pilkada Serentak, KPU Bali Kerahkan 10.179 PPDP dan Harapkan Peranserta Masyarakat

Anggota KPU Provinsi Bali, Kadek Wirati mensosialiasikan tahapan Pilkada Serentak yang diselenggarkan pada 27 Juni mendatang dalam Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu, (4/2) pagi,


REDAKSIBALI.COM. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali tengah mempersiapkan tahapan Pilkada serentak terutama dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018. Pilkada serentak ini akan diselenggarakan pada 27 Juni mendatang.

Saat ini KPU tengah melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) di seluruh kabupaten/kota se-Bali. KPU mengerahkan sebanyak 10.179 Petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sebagai bagian dari tahapan pemuktahiran data daftar pemilih. Tahapan ini menjadi sangat penting dikarenakan Warga Negara Indonesia akan dapat menggunakan hak pilihnya apabila sudah terdaftar pada daftar pemilih yang disusun oleh KPU.

Anggota KPU Provinsi Bali, Kadek Wirati, dalam Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu, (4/2) pagi, menjelaskan, telah menurunkan PPDB untuk melaksanakan coklit dari 20 Januari sampai 18 Februari 2018. Coklit yang dilakukan oleh PPDB berupa mencatat masyarakat yang mempunyai hak pilih namun belum masuk dalam daftar pemilih yang diturunkan oleh KPU. Selain itu, petugas juga mecoret pemilih yang sudah tidak berhak memilih. Wirati mencontohkan, masyarakat yang berhak dicoret adalah yang sudah pindah daerah pemilihan keluar Provinsi Bali, pemilih yang sebelumnya terdaftar dan telah meninggal dunia, dan pemilih yang sebelumnya warga sipil menjadi TNI/Polri.

Petugas PPDB juga akan memperbaiki data pemilih. “Mungkin sebelumnya ada nama atau tanggal lahir salah silakan diperbaiki ketika petugas kami datang ke masyarakat,” paparanya.

Wirati menambahkan, pada hari pertama yakni pada 20 Januari sudah dilaksanakan coklit serentak diseluruh Bali. Dalam satu hari PPDB telah berhasil mendata masyarakat sebanyak 120.000 orang. Apabila hal ini dapat terus dilakukan maka sebelum tanggal 18 Februari sudah dapat didata seluruh masyarakat di Provinsi Bali. “Maka dari itu kami terus sampaikan berulang-ulang bahwa peran masyarakat itu sangat penting,” harapnya.


Coklit dilakukan untuk menentukan daftar pemilih sementara pada tanggal 10 sampai 16 maret di tingkat kabupaten dan akan dilakukan rekap di KPU provinsi pada 16 maret sampai 17 maret. Di dalam rangkain tersebut daftar pemilih sementara akan dimumkan di tempat-tempat strategis seperti banjar-banjar dan kantor kepala desa agar masyarakat dapat mengetahui sudah terdaftar atau belum sebagai daftar pemilih. “Kalau belum terdaftar silakan ke KPU terdekat, bisa ke ppk atau pps. Bisa dilaporkan dan bisa didata kembali oleh panitia di desa untuk bisa dimasukkan nantinya dalam daftar pemilih tetap. Daftar pemilih tetap akan diumumkan pada  29 april sampai 27 Juni,” kata Wiranti. (sui)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya