Rangkul Yayasan, Pemkot Denpasar Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis



REDAKSIBALI.COM. Semarak menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar tahun 2018 kembali dihiasi berbagai kegiatan olahraga, lingkungan, hingga kegiatan sosial seperti operasi bibir sumbing gratis, Sabtu, (18/2), yang merangkul keterlibatan Yayasan Senyum Bali, Yayasan Rumah Yatim Arohman, FK-LKS, Rumah Sakit Dharma Yadnya dan Rumah Berdaya Denpasar.

Dikoordinir Dinas Sosial Denpasar, kegiatan operasi dilaksanakan di Rumah Sakit Dharma Yadnya yang diikuti 20 orang anak dan balita dari warga masyarakat yang tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar. “Dalam semarak Hut Kota Denpasar tahun ini, Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial menggelar operasi bibir sumbing gratis yang tentunya melibatkan peran serta yayasan,’’ ujar Kadis Sosial Made Mertajaya.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini menjadi aganda HUT untuk merangkul warga masyarakat dalam pelaksanaan operasi bibir sumbing gratis yang kebanyakan diikuti kalangan anak-anak dan balita. Dari pelaksanaan kegiatan ini sebanyak 20 orang anak hingga balita telah mendapatkan pelayanan operasi bibir sumbing gratis. “Kami menyampaikan ucapan terimakasih seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan operasi ini, serta menginformasikan kepada masyarakat,’’ ujar Mertajaya.

Mertayasa menuturkan, keterlibatan peran serta yayasan menjadi sebuah langkah Pemkot Denpasar untuk bersama-sama melakukan sebuah pemberdayaan untuk kemanfaatan kepada masyarakat. Pelaksanaan proses operasi bibir sumbing ini tentunya membutuhkan biaya besar, namun dalam pelaksanaan HUT Denpasar tahun ini dapat memebrikan manfaat kepada warga masyarakat dalam pelaksanan proses operasi yang tidak dipungut biaya.

Sementara Fitri salah satu peserta yang anaknya mengikuti proses operasi bibir sumbing mengaku sangat terbantu. Sehingga dalam kegiatan ini Ia mengharapkan dapat terlaksana secara berkesinambungan untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan. (dik)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya