KPPU LAKUKAN PENGAWASAN KEMITRAAN USAHA DI BALI

Kamser Lumbanradja (pegang mik) didampingi  Dendy R. Sutrisno
saat memberikan keterangan pada awak medi di Kubu Kopi
REDAKSIBALI.COM Wakil Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kamser Lumbanradja didampingi Ketua Perwakilan KPPU Surabaya Dendy R. Sutrisno, memberi keterangan pada awak media  di Kubu Kopi Denpasar (Selasa, 27/3/2018) bahwa lembaganya akan terus melakukan pembenahan dalam upaya  menciptakan persaingan usaha yang sehat. 
Kamser Lumbanradja mengungkapkan sebaiknya kemitraan usaha dilakukan melalui perjanjina  tertulis. Kalau tertulis lebih gampang dinilai, apakah kemitraan itu sehat atau tidak. Perjanjian kemitraan yang sehat paling sedikit memuat kegiatan usaha, hak dan kewajiban masing-masing pihak, jangka waktu, bentuk pengembangan, serta penyelesaian perselisihan. Prinsip dasar kemitraan seperti, saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, menguntungkan. Serta bentuk-bentuk kemitraan, seperti inti plasma, sub kontrak, waralaba, perdagangan umum, bagi hasil, kerjasama operasional, joint venture, hingga outsourching.
KPPU juga telah membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) terkait kemitraan yang akan beroperasi pada tahun ini guna melakukan pendataan pelaku usaha tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Sedangkan ditingkat pusat Satgassus) sudah mulai berjalan sejak tahun 2017 Satgas ini, lanjut dia, telah berjumlah 6.000 orang petugas pengawas kemitraan di bawah Departemen Koperasi. 
Dendy R Sutrisno menambahkan, satgas kemitraan selama ini membantu KPPU melakukan pengawasan di berbagai daerah. Kendala yang banyak dijumpai yakni menemukan kemitraan yang bermasalah. Hal ini dikarenakan data perjanjian yang terbatas. (GR)

Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya