Made Mangku Pastika: Kepolisian Seperti Menonton Akuarium

Made Mangku Pastika, Gubernur Bali (Foto : Sui Suadnyana)



REDAKSIBALI.COM  Menyikapi maraknya aksi teroris saat ini, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mendukung adanya perubahan atau revisi undang-undang terorisme. Menurutnya, hal ini penting bagi kepolisian agar mempunyai kewenangan preventif sebelum teroris bertindak.


"Ada ahli mengatakan bahwa saat ini,  kepolisian seperti menonton akuarium. Ada ikan di dalamnya dan sudah tahu itu berbahaya semua dan ngga bisa ditangkep. Karena (Polisi) tidak bisa berbuat sesuatu selama tidak ada barang bukti padanya. Ya sudah bertindak mau bagaimana, jadi nunggu dulu sampai ada barang bukti," kata Pastika saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Bali usai kegiatan pergantian antarwaktu DPRD Bali, Senin, (14/5).


Oleh karena itu, menurut Pastika, perlu adanya undang-undang tersebut. "Sudahlah, kita buatlah undang-undangnya itu," tambahnya.


Menurut Pastika, kejahatan terorisme ini jauh berbeda dengan kejahatan lain seperti perampokan. Karena kejahatan, terorisme itu sudah tidak mengenal rasa takut dan mempunyai ajaran yang menyesatkan. "Ini persoalan undang-undang tadi, kasilah polisi kita kewenangan, kalau takut disalahgunakan kontrol dengan baik," jelasnya.


Soal terorisme ini, demi menjaga keamanan di Bali, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Bali dan sudah terjadi peningkatan keamanan dengan mengambil langkah-langkah antisipasi. (sui)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya