Pemprov Bali Raih Penghargaan Pembangunan Daerah 2018


 I Dewa Gede Mahendra Putra,SH,MH, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
REDAKSIBALI.COM. Pemerintah Provinsi Bali meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2018. Bali berhasil memperoleh penghargaan terbaik ketiga PPD 2018 setelah Jatim dan Sumsel yang menempati Peringkat I dan II. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur Made Mangku Pastika yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra,M.Si pada Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2018 di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (30/4/2018). Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra,SH,MH dalam keterangan persnya kepada media.


Lebih jauh Dewa Mahendra menyampaikan, aspek yang dinilai dalam pemberian penghargaan ini adalah dokumen RKPD, RPJMD, LKPJ 2017 dan LKPJ akhir masa jabatan. Selain itu, tim juga menilai proses pelaksanaan pembangunan dan capaiannya periode 2013-2017. Seluruh bahan yang menjadi aspek penilaian dipresentasikan langsung oleh Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi Bali Wayan Wiasthana Ika Putra. Selain presentasi, materi penilaian juga dipertahankan dalam tahap wawancara.


Menurut Dewa Mahendra, pemberian penghargaan ini cukup bergengsi karena baru pertama kali diselenggarakan. Menurutnya, PPD dapat dijadikan satu indikator bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan telah berjalan dengan baik. Penghargaan ini menambah daftar panjang catatan Pemprov Bali khususnya di bidang perencanaan pembangunan. Sebelumnya pada tahun 2014, Pemprov meraih Anugrah Pangripta Nusantara. Dengan berbagai penghargaan yang diperoleh, Bali mengukuhkan diri dalam jajaran provinsi dengan kinerja terbaik.


Musrenbangnas Tahun 2018 mengambil tema ‘Pemerataan Pembanguan Untuk Pertumbuhan Berkualitas’. Dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kegiatan Musrenbangnas dihadiri pula oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja.(Gr)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya