Ida Bagus Sukarta, SE, MSi : Pelajar Benteng 4 Pilar Kebangsaan

Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi , Anggota MPR RI  (paling kiri), didampingi I Gusti Ketut Saryana , Kepala Sekolah SMK T Wirabakti  (paling kanan) saat menjadi  Narasumber pada Sosialisasi mengenai 4 Pilar Kebangsaan di SMK Teknologi  Wirabakti ,Denpasar  Senin, 23 Juli2018
REDAKSIBALI.COM. "Sebagai insan pendidikan, kami memandang pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan perlu terus diupayakan . Di tengah kemajuan globalisasi dan era digital yang akrab dengan generasi muda, khususnya pelajar, maka program sosialisasi empat pilar kebangsaan mesti dilaksanakan sesuai dengan perkembangan zaman. Pemahaman dan penerapan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari dikalangan pelajar sangat penting maknanya dalam upaya penyelamatan identitas bangsa Indonesia ditengah gempuran budaya asing" ujar Gusti Ketut Saryana, disela sela acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SMK Teknologi Wirabakti Denpasar pada hari Senin, 23 Juli 2018.

"Untuk itulah kami menggandeng Bapak Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi , Anggota MPR RI untuk menjadi narasumber dalam acara ini" ungkap pria yang juga Kepala sekolah SMK Teknologi Wirabakti Denpasar ini.

Acara sosialisasi yang dihadiri ratusan siswa, guru dan pegawai yang memadati aula SMK Teknologi WirabaktiIda Denpasar, Ida Bagus Sukarta, SE, MSi memamarkan makna penting empat konsesnsus nasional, atau yang dikenal dengan sebutan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatua Republik Indonesia. 

Ditemui redaksibali.com seusai acara, Ida Bagus Sukarta mengungkapkan "Penanaman empat pilar kepada siswa sangat penting, tujuannya agar siswa mengetahui identitas negaranya sehingga memiliki rasa cinta tanah air dan menjadi warga negara Indonesia yang berakhlak mulia, cerdas, partisipatif dan bertanggung jawab. Nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini harus menjadi prioritas dalam membekali aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Empat pilar kebangsaan merupakan wahana bagi pembentukan generasi muda yang berkarakter luhur yang menjadi jati diri bangsa. Kita berharap dengan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini para pelajar sadar akan tanggung jawabnya sebagai penerus bangsa di masa mendatang."

Lebih lanjut, Ida Bagus SE, MSi menyampaikan "Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat akses terhadap informasi semakin terbuka lebar, masyarakat bisa mendapatkan informasi dari banyak media seperti televisi, internet, sosial media dan lain-lain. Ini membuat masyarakat semakin terbuka, cerdas dan berpikir kritis. Hal ini merupakan salah satu dampak positif yang ditimbulkan dari globalisasi terhadap bangsa Indonesia. Kemudahan memperoleh informasi akibat akselerasi di bidang teknologi juga telah membuat generasi muda Indonesia teracuni dengan berbagai dampak negatif. Hal paling mencolok yang   dapat dilihat di lapangan yakni lunturnya semangat gotong royong dan kurangnya penghargaan terhadap budaya sendiri. Menggemakan 4 konsesus nasional ke berbagai lapisan masyarakat khususnya dikalangan pelajar merupakan salah satu uapaya MPR RI  dalam mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan globalisasi. Kita berharap pelajar bisa menjadi benteng 4 Pilar Kebangsaan"

Sosialisasi empat pilar kebangsaan merupakan program MPR RI, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.(GR)







Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya