Kompyang Raka Berpulang, DPRD Bali Sudah Kehilangan 3 Anggota

Anak Agung Kompyang Raka (alm)
REDAKSIBALI.COM - Kabar duka kembali datang dari DPRD Bali. Anggota Fraksi PDI Perjuangan AA Kompyang Raka meninggal dunia, Selasa (7/8) malam, sekira pukul 23.00 Wita.

Politikus senior yang duduk di Komisi I DPRD Bali ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat selama seminggu di Rumah Sakit Bali Royal Hospital (RS BRoS). Kompyang Raka dikabarkan terkena stroke seminggu lalu. Saat operasi, pembuluh darah di otaknya pecah, yang menyebabkan dirinya tak sadarkan diri (koma). 

"Beliau kena stroke seminggu lalu, dan menjalani operasi pembuluh darah," ujar Ketua Fraksi PDI perjuangan DPRD bali Kadek Diana, Rabu (8/8/2018).

Berpulangnya Kompyang Raka ini menambah daftar anggota DPRD Bali periode 2014-2019 yang meninggal dunia. Dia adalah anggota DPRD Bali ketiga yang meninggal dunia. Dua orang lainnya adalah IB Ketut Birawa dan Ketut Suania. Keduanya adalah wakil rakyat dari Dapil Jembrana. Ketut Birawa adalah kolega Kompyang Raka di fraksi PDI Perjuangan yang meninggal dunia pada September 2015. Adapun Ketut Suania merupakan politikus senior partai Golkar yang meninggal dunia pada Maret 2016.

Kabar meninggalnya Bendesa Adat Intaran, Sanur ini mengejutkan banyak pihak. Di media sosial, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas partai menyampaikan ucapan belasungkawa. 

Sebelum dikabarkan terkena stroke, almarhum tampak sehat dan bugar. Dirinya terlihat menjalani aktivitas seperti biasa di DPRD Bali. 

Kadek Diana mengaku merasakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. "Kami berbelasungkawa atas kepergian Beliau," ujarnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengatakan, keluarga besar PDI Perjuangan kehilangan salah satu kader terbaiknya. "Beliau kader militan, kader senior yang menjadi panutan. Beliau memiliki dedikasi dan loyalitas terhadap partai ," kata Kadek Diana. 

Politikus vokal asal Gianyar ini mengatakan, almarhum adalah sosok yang sederhana, rendah hati, murah senyum dan luwes dalam pergaulangan. 

"Beliau sosok yang murah senyum. Pergaulannya luwes, tidak hanya dengan sesama anggota Fraksi, tapi juga dengan anggota fraksi lainnya di DPRD Bali," ujarnya.

Kompyang Raka dikenal sebagai salah satu tokoh gerakan Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Sebelum melenggang ke DPRD Bali pada 2014 lalu, ia duduk di kursi DPRD Kota Denpasar selama tiga periode berturut-turut. 

Peraih 19.782 suara pada pemilu legislatif 2014 itu sudah didaftarkan namanya menjadi bakal Caleg DPRD Bali pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang. (Ar)
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya