Komunitas Alumni Perguruan Tinggi Bali Deklarasi Dukung Jokowi 2 Periode

Relawan Jokowi yang tergabung dalam Komunitas Alumni Perguruan Tinggi Korda Bali menandatangani spanduk sebagai tanda dukungan kepada Jokowi dengan   #2019TETAPJOKOWI     foto:istimewa

REDAKSIBALI.COM “Mari kita dukung pemerintahan Jokowi yg bekerja untuk rakyat, yang tidak menumpuk kekayaan secara pribadi dan melakukan pembangunan secara merata diseluruh negeri tidak hanya di satu daerah.” ungkap Prof Dr.dr Wimpi Pangkahila dalam sebuah diskusi yang bertajuk Pariwisata dan Seni-Budaya untuk Menjaga Kebhinekaan Tetap Harmnoni di Ayucious Resto and Lounge, Denpasar, hari Sabtu, (4/8/2018). Dsiksusi yang dirangkaikan dengan deklarasi terbentuknya Komuniats Alumni Perguruan tinggi (KAPT) Bali ini menghadirkan Prof. Dr.dr Wimpi Pangkahila dan Drs. Nyoman Wiratmaja, MSi sebagai narasumber.

Tampak hadir dalam pertemuan di antarannya lulusan Unud, Undiknas, Warmadewa, Stikom Bali IHDN, Undiksa, Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Brawijaya, ITS Surabaya, ITB, UGM, juga Unas Jakarta

Made Duarsa, Koordinator Daerah KAPT (Komunitas Alumni Perguruan Tinggi) Bali mengungkapkan KAPT merupakan sinergi para alumni dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang selama ini bergerak di bidang profesional. KAPT dibentuk untuk mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi. Jika selama ini para alumni bergerak sebatas lingkup masing-masing perguruan tinggi, di Pilpres 2019 ini disinergikan lintas perguruan tinggi untuk tetap mendukung Jokowi di periode ke-2. KPAT Bali diharapkan mampu menjadikan Indonesia semakin jaya, mampu mengerem isu-isu yang mengarah pada disintegrasi bangsa, menangkal politik identitas, isu intoleransi serta radikalisme

Ditanya mengapa dukung Jokowi, Made Duarsa mengungkapkan "Karena Jokowi kelihatan kerjanya dan pluralis . Sedangkan kelompok anti kebhinnekaan, memakai isu isu SARA , selalu merongrong pemerintahan Jokowi, dengan segala fitnah dan hoax yg ditujukan kepada Jokowi dan pemerintahannya. Kita yang melihat hal ini menjadi gerah dan tak bisa tinggal diam . Silent mayority saatnya ikut bersuara, karena bila kita diamkan maka berita berita hoax yg mereka sebarkan disampaikan berulang ulang lama lama bisa jadi dianggap sebuah kebenaran . Semoga kebaikan akan selalu datang dari segara arah buat negeri ini .." (GR)


Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya