Daftar Pasang Baru Indihome

Ubud Village Jazz Festival Hadirkan Benny Green Trio


Ki-Ka, Anom Darsana, Jeko, Gustu, Yuri Mahatma, Dian Surya  dan Keke , Panitia Ubud Village Jazz Festival saat memberi keteranagan pada awak media di Rumah Sanuir Creative hari kamis (2/8/2018). Foto: Rudi Waisnawa


REDAKSIBALI.COM. Setelah sukses 5 tahun berturut turut sejak penyelenggaraan pertama di tahun 2013, tahun ini untuk kali ke 6 Ubud Village Jazz Festival (UVJF) kembali hadir dan akan digelar pada tanggal 10 dan 11 Agustus 2018. Mengusung tema Freedom of Expression atau Kebebasan berekspresi dengan mendatangkan para musisi jazz kenamaan baik dalam maupun luar negeri. Seperti tahun sebelumnya UVJF akan digelar di ARMA (Agung Rai Museum of Art) Ubud, selama 2 hari dari pukul 3 sore hingga 11.30 malam tiap harinya, 

“Dalam rentang waktu yang cukup singkat UVJF telah mendapatkan reputasi yang membanggakan dalam lingkup Lokal maupun global baik dari para seniman jazz, penikmat, pecandu jazz serta dari pihak-pihak sponsor sebagai salahsatu festival jazz terbaik juga sebagaimana dikatakan oleh salah satu media partner kami, Bali Live Stage, sebagai festival yang intituitive, avant-guard, intim dan universal yang pernah diselenggarakan di Indonesia, bahkan mungkin di Asia tenggara Sedangkan bagi masyarakat Ubud menyebutnya sebagai festival yang paling enjoyable yang dapat dinikmati segala golongan” ungkap Yuri Mahatma dalam temu media yang dilaksanakan di Rumah Sanur Creative hari Kamis (2/8/2019)

Lebih lanjut Yuri Mahatma menyampaikan "Didukung oleh komunitas dan segenap sukarelawan tahun ini kami juga berbangga karena mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari kementrian Koperasi dan UMKM, juga dari beberapa kedutaan besar negara-negara sahabat seperti Kedutaan Besar Austria, Kedutaan Besar Belanda, Institut Francais d'Indonesie, Goethe Institute, juga dari Keluarga Kerajaan Ubud (Ubud Royal Family), membuat kami lebih semangat dan komit untuk menjadikan UVJF sebagai ajang perhelatan Jazz yang universal" 

"UVJF yang lahir dari inisiatif para musisi jazz dan pemerhati musik serta insan kreatif yang berbasis di Bali selalu member ruang dan turut mempromosikan musisi-musisi muda Indonesia untuk berekspresi dalam ajang internasional ini. Disamping tentu saja nama-nama besar dan melegenda seperti Idang Rasjidi Syndicate, musisi jazz ratusan musisi jazz Indonesia dari generasi dibawahnya. Juga akan tampil musisi jazz dari Amerka yang disegani di parggung jaz dunia, Benny Green Trio. Adalah sesuatu yang amat ditunggu oleh para pecinta jazz, melihat mereka tampil dalam satu perhelatan yang sama, mengingat mereka adalah musis-musisi jazz papan atas" kata Yuri mahatma, co-founder dari UVIF menambahkan

"Suatu perpaduan yang amat menarik dimana nama-nama besar akan berbaur dengan jazzer-jazzer lainnya yang tidak kalah unik. Jazz arnat beragam, tujuan kami adalah menyebarkan cinta yang terpancar dari musik ini dalam segala bentuk ekspresinya" kata Anom Darsana, juga co-founder dari UVJF

Menurut siaran resmi panitia yang diterima redaksibali.com,  dalam pagelaran UVFJ nanti  akan ada kurang lebih 20 pertunjukan berbeda selama dua hari festival yang akan menggoyang Ubud ini. Dari tanah air akan tampil pianist latin jazz Nita Aartsen yang baru saja kenbali dari tour Eropanya, yang akan berkolaborasi dengan drummer handal dari Belanda, Olaf Keus dan Dian Pratiwi (vocall, Ito Kurdhi, basis handal dari Bali, serta Ade Irawan, pianist tuna netra genius yang telah diakui oleh khalayak jazz dunia, yang akan tampil berkolaborasi dengan musisi-musisi jazz dari berbagai belahan dunia, juga sebagairnana sudah disebutkan, Idang Raslidi Syndicate, seorang pianist dan entertainer sejati dimana melalui permainan dan interpretasinya yang energik selalu berusaha menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan persatuan dalam keragaman, suatu yang selamanya relevan, bahkan harus makin sering kita dengungkan akhir-akhir ini. Idang akan bermain dengan musisi-musisi yang muda belia sebagai generasi penerus 

Sedangkan dari manca negara akan tampil untuk pertama kalinya di Bali sebuah group fusion jazz dari Korea Selatan yang beranggotakan 4 wanita, A-FUZZ. Dari Autralia Emilia Schnall, seorang vocalis, pianist dan composer: Gerard Kleijn, salah seorang trumpeter handal dari Belanda, Judith Nijland, Vocalist jazz kenamaan Belanda, yang berkolaborasi dengan Astrid Sulaiman Trio, yang akan tampil membawakan beberapa aransemen dari album larisnya ."Jazz tribute to ABBA", Insulasebuah group world-jazz-fusion yang unik yang didatangkan khusus oleh lembaga kebudayaan perancis (Institut Francais, Triple Ace-Colours in jazz yang siap terbang ke Bali dari Vienna, Austria. Juga ada Sebastian Gramms, pemain kontra bass legendaris di Jerman yang akan membawa projectnya yang dinamakan FOSSILE 3

Panitia UVJF  juga akan menghadirkan  musisi jazz kenamaan dari USA yaitu Benny Green Trio, seorang pianist jazz yang amat'disegani.  Benny adalah satu dari sedikit musisi jazz sarat pengalaman dan  langsung belajar, berinteraksi dan berkolaborasi dengan raksasa-raksasa jazz dunia seperti Oscar Peterson, Vocalist jazz Betty Carter drummer legendaris Art Blakey, dan mahaguru dari seluruh pemain bass era modern Ray Brown. Sejak tahun 1990 Benny sudah merilis 7 album dibawah lable jazz kenamaan Blue Note. 

Joda Band, group band jazz yang beranggotakan musisi musisi belia dengan kisaran umur 12-17 tahun, band yang memenangkan kompetisi jazz band dalam rangka memperingati hari jazz international di Plaza Renon beberapa bulan lalu juga diberi slot manggung di UVJF (GR)


Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya