Dilantik Jokowi, Koster-Ace Resmi Pimpin Bali

Gubernur dan Wakil Gubernur Bali,  Wayan Koster- Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.  Foto istimewa

REDAKSIBALI.COM.  I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali masa jabatan 2018-2023, setelah dilantik dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (5/9/2018). 

Koster-Ace dilantik bersama delapan pasangan gubernur dan wakil gubernur, yakni Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Jawa Barat), Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi (NTT), Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (Sulawesi Selatan), Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Sumatera Utara), Ali Mazi-Lukman Abunawas (Sulawesi Tenggara), Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Jawa Tengah), Sutarmidji dan Ria Norsan (Kalimantan Barat) dan Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Papua).

Bersama gubernur dan wakil gubernur terpilih lainnya, Koster-Ace dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia No.152/P hingga 154/p dan Keppres 156/p tanggal 28 Agustus 2018, Nomor 158/P tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 dan Keppres nomor 159/p sampai dengan Keppres nomor 162/p tanggal 4 September 2018 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan tahun 2018-2023. 

Koster-Ace keluar sebagai pemenang Pilgub Bali pada 27 Juni lalu dalam tarung head to head dengan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Koster-Ace menang dengan perolehan 1.213.075 suara (57,68 persen). 

Selama lima tahun ke depan, Koster-Ace akan membangun Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana. Koster-Ace akan membangun Bali dengan pendekatan konsep satu kesatuan wilayah, yakni satu pulau, satu pola, satu tata kelola (one island, and one management).

Selama lima tahun ke depan, duet yang diusung PDI perjuangan, Hanura, PKB, PAN, PPP dan PKPI ini akan menyusun sejumlah peraturan, di antaranya menyiapkan draft revisi/pengganti Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menjadi Undang-Undang tentang Provinsi Bali; Revisi Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTWP) Bali tahun 2009-2029; Revisi Perda Nomor 3 tahun 2001 tentang Desa Pakraman; Ranperda tentang Pemajuan Kebudayaan Bali; Ranperda tentang Tata Kehidupan Krama Bali sesuai nilai-nilai sad kertih yaitu Atma kertih, Danu kertih, wana kertih, segara kertih, Jana kertih dan jagat kertih; Ranperda tentang Standarisasi Pelayanan Kepariwisataan; Ranperda tentang Standarisasi Pelayanan Kesehatan, dan lainnya.

Koster-Ace sudah menyiapkan sejumlah program prioritas. Yang akan dilaksanakan dalam waktu jangka pendek, di antaranya program penggunaan huruf Bali pada perkantoran dan fasilitas publik; program tentang Rahina Mabasa Bali dan Rahina Mubusana Bali; program tentang kewajiban hotel dan restoran menggunakan produk pertanian lokal Bali; Menyiapkan tahapan pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun dan menyusun pola tentang cara penerimaan peserta didik baru (PPDB) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali yang harus dilaksanakan mulai tahun 2019.

Program jangka pendek lain yang disipkan adalah program tentang pemajuan kebudayaan Bali; program tentang standarisasi pelayanan kepariwisataan; program tentang standarisasi pelayanan kesehatan; program memajukan adat istiadat tradisi seni dan budaya melalui perlindungan pengembangan pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan; program membangun pusat kebudayaan Bali dalam satu kawasan meliputi panggung terbuka Gedung Teater museum tematik dan Bali internasional Convention Center; dan program menjadikan wantilan desa adat sebagai Wahana Balinese culture meeting point yang dilengkapi dengan wifi gratis dan fasilitas pendukung seni budaya lainnya.

Koster-Ace juga menyusun Masterplan, yakni masterplan dan roadmap pemajuan kebudayaan Bali, pembangunan kepariwisataan, pemenuhan kebutuhan air, master plan dan roadmap pemenuhan kebutuhan energi, dan master plan dan roadmap infrastruktur terintegrasi darat laut dan udara. (Ar)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya