HARI PERTAMA FESTIVAL TEPI SAWAH DIPENUHI KEAKRABAN ANTARA MUSISI DAN PENGUNJUNG

salah satu acara di Festival Tepi Sawah di Omah Apik,  Banjar Pande, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar, Bali
hari Sabtu (8/9/2019)



REDAKSIBALI.COM Hari pertama Festival Tepi Sawah digelar sukses Sabtu (08/09/2018) kemarin. Dibuka dengan beberapa workshop yang bersifat edukatif dan digemari oleh anak-anak lokal Pejeng,.  Acara dimulai pukul 10.00 sampai senja hari hingga akhirnya pada pukul 19.00.

Festival Tepi Sawah diadakan di Omah Apik, Pejeng, Jalan Kenyem Bulan, Banjar Pande, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar, Bali  ini melibatkan sekitar 300 audience baik domestik maupun mancanegara. 

Festival yang diadakan dua hari yakni pada tanggal 8 dan 9 September 2018 ini dimeriahkan pula dengan  pelatihan di dalam workshop festival. Diantaranya workshop Sapek: Create to play dan bermain genggong. Kedua workshop ini sangat digemari oleh anak-anak kecil lokal pejeng yang sengaja datang untuk memeriahkan festival ini. 

Untuk kalangan yang lebih dewasa berupa  workshop olah suara bersama Trie Utami. Ada pula acara Piknik di Tepi Sawah.  

Kegiatan santai yang digelar di tengah taman sekitaran panggung utama dan di bawah pohon waru besar ini dibagi menjadi tiga yaitu Solo Gitar oleh Renda, Sapek Dayak oleh Agus, dan Littletalks Book Corner di mana anak-anak ini dilatih secara santai untuk menulis puisi, kemudian satu per satu dari anak-anak itu akan membacakan puisi yang ditulis mereka saat itu juga di depan teman-temannya yang lain. 

“Workshop berjalan baik, saya sangat berharap bisa bermanfaat. Memang tidak mungkin segala ilmu vocal bisa tertuang hanya dalam waktu 45 menit, tetapi setidaknya ini adalah hal dasar yang bisa dilatih untuk para peserta workshop.” Ucap Trie Utami, salah satu pembicara workshop olah vocal Festival Tepi Sawah. 

Berbeda dengan hari sebelumnya, beruntung  hari pertama festival ini tidak ada hujan yang turun. Dimalam hari pementasan  ditampilkan bergiliran di antara dua panggung: Panggung Uma (outdoor) dan Panggung Kubu (Indoor). 

Beberapa line up yang tampil di antaranya Gamelan Ceraken, Genggong kutus, Nuswantoro Trio, Lagu dan Lenong Betawi.

Trie Utami dengan lantunan lagu-lagu pertamanya dan garapan yang paling terakhir di mana berbagai artist berkolaborasi di dalamnya untuk mengenang Almarhum Chrisye dalam Tribute to Chrisye. 

Puncak kemeriahan Festival Tepi Sawah di hari pertama mberupa penampilan kolaborasi Trie Utami, Dian Pratiwi, Matthew Sayersz, Nita Aartsen dan Fascinating Rhythm secara jamming

Berikut jadwal Festival tepi sawah



Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya