John Darmawan Bayar Kaul: Bersepeda Ontel ke KPU Bali Selama 1 Bulan

 I Gede John Darmawan 


REDAKSIBALI.COM- I Gede John Darmawan membayar kaul (melunasi janji setelah permintaan atau target terpenuhi) atas keberhasilannya lolos seleksi Komisioner KPU Provinsi Bali periode 2018-2023. Bersama empat Komisioner lainya, mantan Ketua KPU Kota Denpasar ini telah dilantik pada Senin (24/9). Mereka mulai berkantor pada hari ini, Selasa (25/9).

Seperti apa kaul tersebut? Pada umumnya orang membuat kaul memelontos kepala, namun John membuat kaul yang tak lazim. Saat mendaftar seleksi calon komisioner KPU Bali beberapa bulan lalu, John berkaul akan mengayuh sepeda ontel dari rumahnya ke Kantor KPU Bali selama sebulan, jika dirinya bisa lolos seleksi tersebut. 

Jarak dari rumah John yang beralamat di Jalan Tukas Pancoran, Panjer Denpasar Selatan ke KPU Bali di jalan Cok Agung Tresna, Renon kurang lebih 3 km.

Mulai hari ini, tokoh muda yang semasa mahasiswa aktif di KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) ini mulai membayar kaulnya. Ia datang ke kantor KPU Bali dengan mengayuh sepeda ontelnya. 

Penampilan John bersama sepeda ontelnya terlihat nyentrik. Bagaimana tidak, sepeda ontel, pakaian serta topi dan sepatu yang dipakainya serba putih. Bahkan roda sepeda ontel pun berwarna putih. 

John menegaskan aksi mengayuh sepeda ontel ke Kantor KPU tersebut bukan pencitraan, tapi komitmennya untuk membayar kaul yang diucapkannya saat mendaftar seleksi calon komisioner KPU Bali, sekaligus ungkapan syukur atas keberhasilannya lolos seleksi tersebut.

"Hanya memenuhi janji saja. Ada janji pada diri sendiri yang saya buat sejak saya mendaftar ikut seleksi calon anggota KPU Bali, bahwa kalau saya lolos saya bakal naik sepeda ke kantor. Ya anggap saja sebagai salah satu pengungkapan rasa syukur. Dan saya naik sepeda biar lebih sehat," ujar John.

Ia membuat kaul tersebut karena dirinya memiliki keinginan yang besar untuk mengabdi di KPU Bali, namun di sisi lain persaingan sangat ketat untuk bisa lolos seleksi calon anggota KPU Bali. John menyadari dirinya harus bersaing ketat dengan puluhan calon lainnya yang kualitasnya sangat bagus. Hanya dibutuhkan lima komisioner dari puluhan orang yang mendaftar.

"Seleksinya pasti tidak mudah. Calon dengan kualitas terbaik yang bertarung," ujarnya.

Untuk diketahui, seleksi calon komisioner KPU Bali harus melewati beberapa tahapan. Mereka mengikuti serangkaian tes yang dilaksanakan oleh Tim Seleksi di Bali, yakni tes tertulis menggunakan computer assisted test (CAT), tes psikologi, tes kesehatan dan wawancara. 

Hasil tes tersebut untuk menyaring 10 besar calon Komisioner KPU Bali. Selanjutnya Tim Seleksi mengirim 10 nama tersebut ke KPU RI untuk menjalani fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan). Hanya yang masuk lima besar hasil fit and proper test oleh KPU RI yang terpilih menjadi Komisioner KPU Bali. John beruntung, namanya masuk dalam lima besar tersebut. (Ar)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya