Daftar Pasang Baru Indihome

Balas Jasa, Koster Siap Menangkan Caleg PDI-P di Bali

Hasto Kristiyanto saat memberi pengarahan pada Rakorda Pemenangan Pileg dan pilpres 2019 DPD PDI Perjuangan Provinsi


REDAKSIBALI.COM - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster tak melupakan jasa kader partainya yang telah bekerja keras memenangkan dirinya sebagai gubernur Bali pada Pilgub Bali 27 Juni lalu. Kini Koster akan gantian bekerja keras untuk memenangkan Caleg PDI perjuangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Provinsi Bali. Koster mengatakan, dirinya akan turun gunung untuk ikut memenangkan Caleg PDI Perjuangan.

Hal itu ditegaskan Koster pada pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019 DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Minggu (21/10). "Saya akan all out bantu kawan-kawan. Kemenangan Pilgub Bali ini bekat kerja keras dan gotong royong kawan-kawan, semua kerja, gotong royong. Cara saya berterima kasih, saya akan turun, saya akan bantu," kata Koster

Rakorda itu dibuka oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hadir juga Wasekjen DPP PDI Perjuangan Erico Sotarduga, Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Anggota DPR RI Dapil Bali Made Urip, anggota Fraksi PDI Perjuangan di berbagai tingkatan di Bali, para Ketua DPC PDI Perjuangan se-Bali berserta jajarannya, serta beberapa bupati/wakil bupati se-Bali yang diusung PDIP. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang juga Wakil Gubernur Bali tampak hadir dengan mengenakan kemeja merah.

Koster menargetkan peningkatan kursi PDI Perjuangan sampai 50 persen pada Pileg 2019. Untuk DPR RI dari jatah 9 kursi untuk Dapil Bali, ditargetkan 5 kursi dari saat ini 4 kursi. Untuk DPRD Provinsi Bali dipatok target 31 kursi dari total 55 kursi. Saat ini PDI perjuangan memiliki 24 Kursi di DPRD Bali. Target peningkatan kursi juga berlaku untuk DPRD Kabupaten/Kota se-Bali.

Koster meminta seluruh Caleg untuk menjaga soliditas internal. Sesama kader tak boleh saling sikut memperbutkan suara di satu Dapil. "Jangan saling sikut rebutan suara di Dapil. Kitaa harus akur, solid. Gotong royong untuk membesarkan partai. Jangan memusuhi teman sendiri tapi sinergi untuk mmmbesarkan partai. Buat pemetaan wilayah agar fokus gerakan kawan-kawan agar tidak saling rebut (suara di Dapil)," tegas Koster.

Sementara untuk Pilpres, Koster menargetkan kemenangan 80 persen untuk Jokowi Widodo-Ma'ruf Amin. Ia optimis target itu bisa direalisasikan. Menurut dia, tantangannya berbeda dengan Pilpres 2014. Kali ini Jokowi sebagai incumbent cukup dikenal baik oleh masyarakat, dan program kerjanya selama ini sudah dirasakan oleh rakyat. Ia mengajak seluruh kader untuk bahu membahu dalam semangat gotong royong memenangkan PDI Perjuangan pasa Pileg dan Jokowi-Ma'ruf untuk Pilpres.

Koster sendiri akan mulai turun untuk melakukan kampanye memenangkan PDI Perjuangan dan Jokowi-Ma'ruf di berbagai daerah di Bali mulai November 2018 mendatang. Koster mengaku bahwa dirinya akan mulai cuti untuk berkampanye pada Desember 2018. "November kan kalau Sabtu-Minggu tidak perlu cuti. Tapi mulai Desember saya sebagai Gubernur akan cuti mulai Jum at. Jadi dapat waktu kerja Jumat-Sabtu-Minggu untuk konsolidasi Pileg dan Pilpres," kata Koster.

Sementara Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan Rakorda tersebut merupakan bagian dari menyatukan gerak langkah persiapan PDI Perjuangan Bali menghadapi Pileg dan Pilpres 2019. Bahkan, para kader PDI Perjuangan di Bali telah sepakat ditarget kemenangan minimal 80 persen.

Target tersebut bukan sesumbar, sebab Bali adalah salah satu daerah basis kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Selain itu, Survei terakhir ungkap Hasto, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mencapai 61 persen.

Hasto menambahkan, target itu juga ditetapkan usai melihat mesin PDI Perjuangan Bali yang berhasil mengantarkan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Bali 2018-2023 di Pilgub lalu."Karena partai menyatu dengan seluruh elemen masyarakat, dan Pemilihan Gubernur kami mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada Pak Koster dan Cok Ace, sehingga ini menjadi energi positif bagi PDIP dan Pak Jokowi- Kyai Ma'ruf," katanya.

Ia meminta seluruh kader PDI Perjuangan di Bali untuk bekerja maksimal memenangkan Pileg dan Pilpres 2019. Hasto pun mengingatkan bahwa dalam kampanye nanti aga kader mengutamakan pendekatan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa. Hasto menegaskan seluruh Caleg PDI Perjuangan wajib memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Partai akan  memberi sanksi kepada seluruh Caleg jika tak bekerja memenangkan Jokowi-Ma'ruf di daerahnya masing-masing. (Ar)

Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya