CI Indonesia Perkuat Komitmen Konservasi Laut Indonesia di OOC

Press briefing yang diselengarakan Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ ) di Kantor Kompas Denpasar hari Sabtu (27/10/2018)


REDAKSIBALI.COM - "Kehadiran  Conservation International (CI ) di Indonesia adalah untuk ikut serta secara aktif mendukung pelestarian ekosistem penting di Indonesia baik di darat maupun di laut. CI Indonesia telah bekerja sejak tahun 1991 dan sekarang meliputi empat area yaitu Sumatera Utara, Bali, Papua Barat dan Jawa Barat. Keterlibatan CI Indonesia di dalam  Our Ocean Conference (OOC) di Nusa Dua merupakan bentuk dukungan terhadap program konservasi laut pemerintah Indonesia".

Hal itu disampaikan IGG Maha Adi, Manajer Komunikasi Nasional CI Indonesia pada acara press briefing yang diselengarakan   Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) di Kantor Kompas Denpasar hari Sabtu (27/10/2018)

“Kami juga akan memperkuat komitmen CI dalam mendukung pengurangan dampak perubahan iklim dan dan Kawasan Perlindungan Laut, Komitmen itu diwujudkan dalam berbagai bentuk, antara lain pendanaan, pendampingan masyarakat, riset ilmiah, dan lain-lain” kata IGG Maha Adi lebih lanjut

Sebgaiamana diberitakan bahwa Pemerintah Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Our Ocean Conference (OOC) ke-5 pada tanggal 29-30 Oktober di Nusa Dua, Bali. Acara ini diikuti oleh para pengambil keputusan dari berbagai negara, lembaga swadaya masyarakat dan berbagai elemen lain dari seluruh dunia. Pertemuan ini bertujuan menggalang komitmen dan aksi nyata untuk melindungi laut dunia.

Salah satu sesi dalam OOC 2018 adalah Ocean Talks yang akan menampilkan presentasi dan diskusi selama 30 menit. CI Indonesia selaku anggota  Forum Komunikasi Konservasi Indonesia (FKKI)  akan berpartisipasi dalam 7 sesi Ocean Talks. Terkait isu kelautan di Bali, Kajian Indeks Kesehatan Laut (Ocean Health Index) perairan laut Bali akan dipublikasikan untuk pertama kali pada 30 Oktober 2018
.
Indeks Kesehatan Laut  atau Ocean Health Index ( OHI) adalah alat untuk mengukur kesehatan laut berupa kerangka penilaian terpadu yang secara ilmiah menggabungkan unsur penting biologi, fisik, ekonomi dan sosial dari kesehatan laut.

Hanggar Prasetio  anggota tim teknis OHI Bali memaparkan bahwa OHI Bali merupakan terobosan baru di dunia pengetahuan Indonesia yang dikerjakan secara kolaboratif oleh berbagai instansi

Kajian OHI Bali telah melalui proses yang cukup panjang sejak 2016, dengan menganalisis 9 goals untuk menilai kesehatan laut Bali yaitu penyediaan pangan, penyimpanan karbon, perikanan rakyat, produk alami, kepekaan ruang, biodiversitas, perlindungan pesisir, perairan bersih, pariwisata dan rekreasi. 

“Kajian OHI dilakukan untuk memberikan penilaian komprehensif terhadap kualitas laut kita dengan tujuan sebagai alat monitoring dan evaluasi yang bukan hanya untuk sekarang tapi berkelanjutan hingga masa depan,” jelas Hanggar Prasetio 

“Skor yang didapat untuk kesehatan laut Bali akan dipublikasikan saat sesi Ocean Talks OOC,” tutup Hanggar.(GR/ari)


Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya