Daftar Pasang Baru Indihome

Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Warga Datangi Posko GMHP

I Gusti Ngurah Gede, S.H  Ketua DPRD Kota Denpasar (paling kiri)  mendatangi Posko GMPH di Kantor Desa Kesiman Petilan untuk memastikan dirinya terdaftar di DPT,  hari  Selasa (23/10/20/2018)
REDAKSIBALI.COM - Hari  ini   aksi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dilaksanakan serentak se-Bali. Kegiatan ini dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai upaya untuk membangun kesadaran politik masyarakat dengan memastikan dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019 mendatang.

Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, SH menyampaikan apresiasi atas kinerja KPU Kota Denpasar yang telah menyiapkan aplikasi dan portal  diluncurkan KPU RI untuk memfasilitasi pemeriksaan daftar pemilih secara online. Hal itu disampaikan saat Ngurah Gede hadir dan mengecek kepastian dirinya  terdaftar sebagai pemilih pada Posko GMHP di Kantor Desa Kesiman Petilan, hari  Selasa (23/10/2018)

I Wayan Arsa Jaya, Ketua KPU Kota Denpasar  menyampaikan apresiasi kepada pejabat Kota Denpasar  yang telah hadir ke posko GMHP untuk berpartisipasi dan menjadi pelopor untuk mengecek   dan memastikan diri terdaftar dalam DPT pemilu 2019.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Gerakan Melindungi Hak Pilih  (GMPH) Pemilu 2019 berlangsung sejak tanggal 1 Oktober sampai dengan 28 Oktober 2018.  Pada periode tersebut KPU melakukan penyempurnaan atas daftar pemilih meliputi perbaikan elemen  data, pembersihan data pemilih yang tidak memenuhi syarat dan pendaftaran pemilih yang tercecer. Gerakan Melindungi Hak Pilih  (GMPH) Pemilu 2019  merupakan upaya KPU secara serentak untuk melakukan pencermatan dan penyempurnaan daftar pemilih.

Menurt Arsa, KPU Denpasar menerima   data bermasalah dari KPU RI  sebanyak 2.956 pemilih yang sudah terdaftar di dalam DPT pemilu 2019. Dari ribuan data tersebut disinyalir masih terdapat pemilih tidak memenuhi syarat  karena ganda, dibawah umur dan kesalahan elemen data kependudukan

KPU Badung menyasar pedagang pasar tradisional untuk memastikan para pemilih yang berhak  terdaftar di DPT Pemilu 2019, hari Selasa (23/10/208)


Sementara itu GMHP di Kabupaten Badung hari ini, dilakukan oleh jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan menyasar pasar-pasar tradisional yang paling ramai di daerahnya masing-masing.
 Agar GMHP lebih  memikat,  KPU Badung memberikan souvenir berupa baju kaos GMHP kepada para pedagang di masing-masing kecamatan yang disasar.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta  menyampaikan “Aksi  GMHP di Kabupaten Badung oleh jajaran PPK dan  PPS selain meminta KTP para pedagang dan mengeceknya pada aplikasi : lindungihakpilihmu.kpu.go.id, juga dilakukan pembagian brosur GMHP  ke para pedagang.  Hal ini bertujuan  agar  informasi ini terus digaungkan seperti pola multi level marketing yang terus menerus tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat. Apalagi pasar tradisional memiliki peran yang penting,  dimana komunikasi dan pertukaran informasi antar pedagang, maupun  antara pedagang dengan konsumen terjadi ”


Warga mendatangi posko GMHP yang  di buka KPU Buleleng  untuk melakukan pengecekan dan memastikan diri mereka terdaftar di DPT

Di lain tempat, Gede Sutrawan, Komisioner KPU Buleleng   menyampaian GMHP hari ini di Kabupaten Buleleng dilaksanakan dengan  menggandeng tokoh masyarakat dan adat.

“Dari pemantauan yg dilakukan dengan  berkunjung ke posko GMHP di Desa Gerokgak, Desa Pemuteran, Desa Penyabangan dan Desa Banyupoh terlihat hadir  tokoh adat dan tokoh masyarakat seperti Kepala Desa, Calon Legislatif, Kelian Adat, Kepala Dusun. Mereka secara sukarela datang dan  mengecek  untuk memastikan diri mereka  terdaftar di DPT Pemilu 2019” kata Gede Sutrawan.(GR)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya