Daftar Pasang Baru Indihome

Berpotensi Jadi Ajang Kampanye, BAWASLU Tabanan Pantau Reses Dewan

Dari kiri- kanan : Drs. Putu Suarnata, I Made Rumada, SE. I Ketut Narta, SE


REDAKSIBALI.COM - Mengantisipasi proses kegiatan Reses dimanfaatkan sebagai ajang kampanye oleh para anggota DPRD Tabanan maupun DPRD Provinsi Bali Dapil Tabanan serta DPR RI dan DPD  yang kembali menjadi Calon Legislatif (Caleg)  maupun calon DPD dalam Pemilihan Umum serentak Tahun 2019,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan meminta Panitia Pengawas Kecamatan  se Tabanan untuk memantau kegiatan reses ini.

Demikian informasi yang disampakain Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada di dampingi oleh Anggota Bawaslu Tabanan lainnya I Ketut Narta dan I Putu Suarnata kepada redaksibali.com hari Rabu  (21/11/2018)

Anggota  Bawaslu Tabanan Ketut Narta menginformasikan  ada 40 Caleg incumbent  yang kembali meramaikan Pemilu 2019 untuk meraih kursi DPRD Tabanan. Dapil 1 ada 10 Caleg incumbent, Dapil 2 ada 10 Caleg incumbent, Dapil 3 ada 9 Caleg incumbent dan di Dapil 4 ada 11 Caleg incumbent.

Dari 6 Anggota DPRD Provinsi Bali yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tabanan, 5 orang kembali maju sebagai Caleg DPRD Provinsi.  Dan 8 dari 9 anggota DPR RI saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Caleg  DPR RI pada Pemilu 2019 nanti.

Untuk Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Bali,  dua orang berstatus sebagai incumbent, sedangkan  2 anggota DPD lainnya saat ini maju sebagai Caleg DPR RI.

Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada menyatakan "Pengawasan Kegiatan Reses terhadap Anggota DPRD, DPR RI dan DPD  dilakukan mengingat kegiatan Reses para Anggota Dewan menggunakan anggaran negara, sehingga kegiatan reses ini tidak boleh menjadi ajang kampanye para Calon  incumbent yang kembali akan bersaing memperebutkan kursi legeslatif maupun kursi DPD pada pemilu 2019 nanti”

Terkait batas-batas yang bisa dinilai sebagai kegiatan kampanye pada saat Reses,  Rumada menjelaskan ”Selama pertemuan Anggota Dewan  bertemu masyarakat saat Reses itu hanya bicara masalah aspirasi masyarakat, membahas program yang belum teralisasi tidak termasuk katagori Kampanye.

“Tapi kalau dalam pertemuan itu Anggota Dewan memaparkan visi -misi, meminta dukungan atau mengajak peserta pertemuan untuk memilih dirinya kembali sebagai anggota legislatif atau DPD, membagikan brosur, famflet terkait pencalonannya sebagai anggota DPRD, DPR RI, DPD  dalam Pemilu 2019 nanti maka itu sudah termasuk kampanye " kata Rumada lebih lanjut.

Bawaslu Tabanan juga menghimbau agar Anggota DPRD, DPR RI dan DPD   yang maju sebagai Caleg atau Calon DPD  lagi dalam Pemilu 2019 menginformasikan waktu dan tempat mereka melaksanakan Reses di wilayah Tabanan kepada Bawaslu Tabanan. (GR)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya