Dibuka Rekrutmen Menjadi Komisioner KPU Klungkung Periode 2019 - 2024

Made Kariada, SE, SH,  Ketua KPU Kabupaten Klungkung

REDAKSIBALI.COM
– Menjelang berakhirnya masa tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung  Periode  2014-2019 tanggal 9 Januari 2019 nanti, KPU RI  telah membentuk  Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten Klungkung  Periode 2019-2024 tanggal 30 Oktober lalu.
Tim seleksi yang beranggotakan 5 orang ini diketuai mantan Komisioner KPU Bali  Ni Wayan Widhiastini, S.Sos, Msi  dengan anggota Dr.  I Keut Sukawati Lanang, Dr. Made Wena, I G L anang Made Puja, M.Pd dan Dr AA Istri Ari Atudewi.

Menindaklanjuti Keputusan KPU nomor 1571/PP 06-KPT/05/KPU/X/2018  tentang Jadwal Tahapan Pelaksanaan  Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi dan  Calon Anggota KPU Kabupaten/ Kota tahap VII, Tim Tim Seleksi Calon Anggota KPU  Kabupaten Klungkung Periode 2019-2024 mengeluarkan Pengumuman Nomor : 05/PP.06 KPU//TimSel.Klk/51/ XI/2018  tentang  Pendaftaran Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung  Periode 2019-2024  pada hari Jumat (2/11/2018).

Dalam Pengumumannya Tim Seleksi  Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung  Periode 2019-2024, membuka waktu penerimaan dokumen pendaftaran  dari tanggal  5 – 11 November 2018. Penerimaan dokumen pendaftaran  dilakukan setiap hari,  dari hari Senin-sampai Minggu, mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore.  Dokemen pendaftaran bisa disampaikan langsung ke  Sekretariat   Timsel KPU Kabupaten Klungkung, Jalan Cok Agung Tresna no  8 Denpasar  (Kantor KPU Bali)   atau melalui email : timsel.kpuklk 2018@gmail.com.

Adapun Dokumen Persyaratan yang dimasukkan yaitu :
1. Surat pendaftaran ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,00 (enam ribu rupiah)
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;
3. Pas Foto Berwarna Terbaru 6 (enam) bulan terakhir ukuran 4 x 6  sebanyak 6  lembar;
4. Daftar Riwayat Hidup bermeterai 6 ribu, yang disertai data pendukung
5. Fotokopi ljazah Pendidikan terakhir  (minimal Sekolah Lanjutan Atas atau  sederajat) yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
6. Makalah terstruktur yang menguraikan pengetahuan dan/atau keahlian berkaitan dengan penyelenggara Pemilu, kompetensi dan integritas
7. Surat Pernyataan yang dibuat dan ditandatangani di atas kertas bermaterai Rp. 6.000,00 (enam ribu rupiah), yang menyatakan : 
  • Setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
  • Mampu secara jasmani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;
  • Tidak pernah menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon;
  • Bersedia bekerja sepenuh waktu dan tidak bekerja pada profesi lainnya selama masa keanggotaan;
  • Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan;
  •  Bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum apabila terpilih menjadi anggota KPU Kabupaten/Kota;
  • Bersedia mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah;
  • Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu; dan
8. Surat Pernyataan tidak  pernah menjadi anggota Partai politik  atau keterangan dari pengurus partai politik bahwa yang bersangkutan tidak lagi menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu 5 (lima)

9. Surat keterangan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidani yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih yang dikeluarkan oleh pengadilan negeri;

10. Surat rekomendasi dari Pejabat pembina Kepegawaian bagi pegawai negeri sipil yang akan mengikuti seleksi;

Dalam pengumuman juga disampaikan untuk informasi lebih lanjut  dapat menghubungi Sekretariat   Timsel KPU Kabupaten Klungkung,yang beralamat  di Kantor KPU Perovinsi Bali  Jalan Cok Agusng Tresna no  8 , telepon 0361 222498

Terkait seleksi ini, I Made Kariada yang saat ini menjabat Ketua KPU Kabupaten Klungkung menyampaikan  “Karena tahapan Pemilu sudah berjalan hampir 70 persen  maka saya berharap komisioner-komisioner  terpilih nantinya haruslah memiliki kapasitas pengelolaan pemilu yg baik.  Memiliki kredibilitas yg baik, kompetensi yg baik, dan bisa menyelenggarakan pemilu dengan baik”

Ditanya peluangnya kembali menjadi  Komisioner KPU Klungkung, Made Kariada menyatakan “ Saya sudah dua periode menjadi komisioner KPU Klungkung, aturan tidak memungkinkan menjadi komisioner KPU lebih dari 2 periode. Selain saya, Komisioner KPU Ni Made Sri Utami juga tidak bisa mendaftar lagi karena sudah dua periode juga”

“Dari lima orang komisioner KPU Kabupaten Klungkung saat ini ada tiga yang masih bisa mendaftar lagi yakni Ida Bagus  Nyoman Barwata, Sang Ayu Mudiasih  dan Anak Agung Istri Rai Diah Utari”  sambung Kariada 

Terkait rencana kedepannya setelah tidak bertugas di KPU Klungkung, " Saya berencana menjadi advokat atau  konsultan hukum. Dan berencana masuk ke partai politik"  kata Made Kariada  kepada redaksibali.com (GR)


Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya