Dummy Disetujui, KPU Badung Segera Cetak APK

Suaasna rapat persetujuan dummy  APK yang difasiltasi Komisi Pemilihan Umum dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 di Ruang Rapat Madya Goshana Gedung DPRD Kabupaten Badung, Kamis (8/11/2018)


REDAKSIBALI.COM - Proses pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasiltasi Komisi Pemilihan Umum dalam Pemilihan Umum Tahun 2019, telah memasUki tahapan persetujuan dummy (cetakan asli yang dikecilkan) oleh tim kampanye maupun penghubung peserta Pemilu Tahun 2019.

Acara persetujuan dummy  ini mengundang tim kampanye peserta pemilu beserta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung di Ruang Rapat Madya Goshana Gedung DPRD Kabupaten Badung, Kamis (8/11/2018)

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta menegaskan pentingnya pelaksanaan acara ini agar menjadi sesuai antara desain yang dibuat dengan hasil cetakan sebelum diproduksi dalam ukuran sebenarnya.

“Silakan dummy tersebut dicermati dan dikoreksi jika ada kekeliruan.  Atau ditandatangani sebagai bentuk persetujuan bahwa dummy itu  telah sesuai dengan desain dan warna, untuk nanti dicetak dalam ukuran sebenarnya,” kata Semara Cipta.

Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Sosialisasi, I Wayan Artana Dana yang  memandu jalannya penandatanganan dummy APK, memanggil satu persatu tim kampanye atau pun penghubung peserta Pemilu yang hadir, dengan menampilkan desain yang ditunjukan pada layar.

Atas dasar dibuatnya persetujuan ini, KPU Kabupaten Badung dapat segera mencetak,  mendistribusikan dan memasang APK  peserta Pemilu 2019  untuk  masa kampanye  nanti

Di akhir acara, Ketua KPU Kabupaten Badung menyampaikan penegasan-penegasan terkait pemasangan APK yang dapat dibuat sendiri oleh peserta Pemilu. Penambahan APK per desa/ kelurahan dibatasi untuk Baliho paling banyak 5, Spanduk paling banyak 10, dan khusus videotron paling banyak 2 per kabupaten/kota.

Sebelum APK tambahan  dipasang,  Semara Cipta  menegaskan “Untuk penambahan APK wajib disampaikan kepada KPU Kabupaten Badung berkenaan dengan jumlah , jenis APK yang dibuat dan lokasi pemasangan APK tambahan  tersebut” ,kata Semara Cipta

“Peserta pemilu yang dimaksud sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang adalah Calon Presiden dan Wakil Presiden, Partai Politik, serta calon  DPD.  Kami berharap tidak ada lagi kesalahan persepsi bahwa Calon Anggota DPRD atau Caleg masing-masing dapat membuat sejumlah penambahan  APK,” tegas Semara Cipta. (GR)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya