Gubernur Lantik Pengurus International Council Small Business (ICSB) se-Bali

Pelantikan Pengurus ICSB Kabupaten/kota se-Bali di Gedung Wiswa sabha, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (17/11/2018) .
REDAKSIBALI.COM  - Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh pengurus dan anggota yang tergabung dalam International Council Small Business (ICSB) kabupaten/ kota se-Bali untuk bekerjasama bersinergi membangun dan memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Bali sehingga keberadaan UMKM bisa menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Bali.  

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Bali dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus ICSB Kabupaten/kota se-Bali di Gedung Wiswa sabha, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (17/11) .

Lebh jauh, Gubernur Koster menyampaikan sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, Bali memilki pasar yang sangat potensial untuk pengembangan UMKM, ditambah dengan inovasi dan kreasi masyarakat Bali yang sangat luar biasa, maka sesungguhnya sektor UMKM merupakan sektor yang menjanjikan bagi perekonomian Bali.

Untuk itu kedepannya perlu adanya dukungan baik dari segi kelembagaan, pendampingan, permodalan serta pemasaran, dengan demikian sektor UMKM diharapkan bisa terus berkembang bahkan produknya diharapkan bisa merajai pangsa pasar International.

"Visi ICSB dengan visi Pemprov Bali bagai pinang dibelah dua yang salah satunya mengkampanyekan produk lokal secara International. Untuk itu mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh, segala pemikiran dan pengetahuan disumbangkan guna memajukan UMKM di Bali, "imbuh Koster.

Ditambahkan Gubernur Bali, sebagai wujud nyata dukungan Pemprov Bali terhadap sektor UMKM, pemerintah tengah mencanangkan program Bali Smart Island dimana seluruh desa di Bali akan dilengkapi sarana Wifi yang tentu saja dengan kehadiran teknologi informasi ini dapat mendukung pemasaran produk UMKM ke pasar yang lebih luas.(GR/rls)

Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya