KPU Tunda Tetapkan DPTHP-2

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2) Pemilu 2019  Tingkat Nasional di Hotel Borobudur Jakarta, hari Kamis (15/11/2018)

REDAKSIBALI.COM Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2) Pemilu 2019  tingkat Nasional  yang diadakan di Hotel Borobudur Jakarta, hari Kamis (15/11/2018) memutuskan menambahkan waktu untuk penyempurnaan DPT paling lama  30 hari. 

Kegiatan penyempurnaan  DPT tersebut dilakukan bersama Kementerian Dalam Negeri dan jajaran sampai kabupaten/ kota, Bawaslu sampai jajaran desa/ kelurahan, Partai Politik Peserta Pemilu , dan Tim Pemenangan Pemilu dari tingkat pusat sampai kabupaten kota masing masing Calon Presiden.

Demikian disampaikan Komisioner  KPU Bali, Divisi Data dan Perencanaan I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya usai mengikuti Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2) Pemilu 2019  tingkat Nasional   kepada redaksibali.com melalui sambungan telepon

I GNA  Darmasanjaya 
Darmasanjaya  juga menyampaikan diperpanjangnya waktu penyempurnaan daftar pemilih karena hingga batas waktu Rekapitulasi di tingkat Provinsi yaitu 14 November 2018, terdapat 6 provinsi  yang mengalami penundaan rekapitulasi DPTHP-2. Keenam Provinsi itu yakni DKI Jakarta , Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Sementara itu 28 provinsi dan 418 Kabupaten telah selesai melakukan Rekapitulasi sesuai dengan jadwal.

Dari data 28  provinsi yg telah selesai melakukan penetapan DPTHP2 menyebabkan penambahan pemilih sebesar 4.499.868  dan penambahan TPS sebanyak  2.844.  Pemilih potensial yang memenuhi syarat namun belum melakukan perekaman atau belum memiliki KTP elektronik sebanyak 476.928, pemilih

Rekapitulasi Data pemilih di  28 provinsi  yang telah menetapkan DPTHP2 total  menjadi 141.412.533  pemilih (laki-laki:: 70.568.944 dan perempuan : 70.825.549). Sedangkan rekapitulasi DPTHP-1 dari enam provinsi yang belum menetapkan DPTHP2 sebanyak 47.732.367 Pemilih.

Jika DPTHP-2 dari  28 Provinsi ditambah DPTHP-1 dari  enam  Provinsi yang belum menetapkan DPTHP-2  jumlah pemilihnya  menjadi 189.144.900 pemilih.

Terhadap proses dan hasil Daftar Pemilih Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) yang direkapitulasi oleh KPU RI, Badan Pengawas Pemilihan Umum  (Bawaslu) merekomendasikan dan bersepakat melakukan penyempurnaan daftar pemilih  selama 30 Hari.

Selain menyoroti belum adanya kebijakan khusus pada daerah yang mengalami bencana, Bawaslu juga menekankan perlunya melakukan regrouping atau pemetaan TPS agar memudahkan pemilih menjangkau TPS

Bawaslu juga Meminta data By Name By Address data Coklit Terbatas dan mendukung KPU melanjutkan Coklit  Terbatas bagi daerah atau provinsi yang belum selesai.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2) Pemilu 2019  tingkat Nasional dihadiri oleh KPU RI, KPU Provinsi se-Indonesia, Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi  se Indonesia, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, BNP2 TKI  dan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 serta Tim Pemenangan Pasangan Calon Presden. (GR)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya