Daftar Pasang Baru Indihome

Nyoman Parta: Kualitas Guru Hari Ini Cermin Peradaban Indonesia di Masa Depan

Peringatan HUT PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional Tahun 2018 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Senin (26/11/3028)
REDAKSIBALI.COM - Guru adalah profesi yang terhormat dan bermartabat, tidak semua orang dilahirkan menjadi guru. Maka bersyukurlah mereka yg dilahirkan menjadi Guru. Tidak ada profesi lain yang bisa melahirkan guru,  tetapi profesi Guru menghadirkan profesi yang lain seperti dokter, arsitek, ekonom, politisi dan lain sebagainya. Semua awalnnya dari Guru.

Hal itu disampaika  Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta  disela acara Peringatan HUT PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional Tahun 2018 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Senin (26/11/3018).

Menurut Nyoman Parta, pentingnnya keberadaan  guru juga pernah disampaikan oleh kaisar Hirohito. Ketika kota Nagasaki dan Hirosima dibombardir oleh Pasukan Sekutu, Kaisar Hirohito menanyakan kepada jendral dan menterinya bukan berapa pasukan yang  terbunuh,  bukan bertanya berapa gedung yang rusak, tapi Kaisar bertanya berapa Guru yang masih ada. 

"Dari Guru yang masih ada itulah Jepang dibangun sehingga memiliki  peradaban baik seperti sekarang. Etos disiplin, etos kerja keras, etos jujur dan etos menjaga budaya Jepang" kata Nyoman Parta yang ditugaskan PDI Perjuangan menjadi Caleg DPR RI dalam Pemilu 2019 nanti.

Lebih lanjut Nyoman Parta menegaskan “Guru dan sekolah adalah tempat untuk membangun peradaban baik. Oleh karena itu kualitas guru menjadi sangat penting. Penghormatan dan penghargaan terhadap Guru hari ini menjadi cermin Indonesia. Kualitas guru hari ini adalah baik buruk peradaban Indonesia dimasa mendatang. Maka berbanggalah menjadi guru”

Sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster pada acara Peringatan HUT PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional Tahun 2018 di Gedung Ksirarnawa juga menyampaikan  bahwa semua negara yang berhasil maju dalam berbagai bidang itu kuncinya adalah keberhasilan membangun pendidikan. Kalau kita mau memajukan suatu negara itu kuncinya satu adalah bagaimana pendidikan itu maju, berkualitas. 

Koster mengatakan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas maka kuncinya ada pada komponen guru. 

“Tidak ada negara yang berhasil pendidikannya tanpa guru yang berkualitas,” kata Koster . Oleh karena itu, Koster  menilai guru memiliki posisi yang sentral dan sangat strategis untuk membangun dunia pendidikan. (GR/rls)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya