Survey LSI Denny JA: Ulama dan Efek Elektoral




REDAKSIBALI.COM – Setelah merilis hasil survey  yang  bertajuk ‘Pertarungan Partai Politik di 10 Provinsi Terbesar’ awal November ini,  Lembaga survey LSI Denny JA  kembali  merilis hasil surveynya  yang bertajuk ‘Ulama dan Efek Elektoralnya’. Survey ini memberi gambaran siapa ulama yang paling memiliki pengaruh elektoral.

Pengambilan data Survey ini  dilakukan pada periode 10 - 19 Oktober  2018,  dengan jumlah keseluruhan  responden 1200 orang. Semua populasi pemilih di Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi responden. Responden  dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error pada kisaran 2,8%.

Saat wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner. Survey ini  juga dilengkapi FGD dan analisis media serta Indepth Interview.

Survey ini memberi batasan  pada ulama yang  memiliki ‘pengaruh elektoral’  bila memenuhi tiga  kriteria, yakni :  1.Dikenal di atas 40%, 2. Disukai di atas 50 dan 3.Didengar himbauannya di atas 15%.

Amin Rais  merupakan salah satu tokoh yang disurvey. Amien Rais sangat dikenal (tingkat pengenalan di atas 80%) tapi yang mengikuti himbauannya di bawah 10%. Karena itu Amin Rais tidak termasuk ulama yang  memiliki ‘pengaruh elektoral’.

Survey ini juga menemukan ada banyak ulama lain yang dihormati dan didengar himbauannya namun kurang dikenal (tingkat pengenalan di bawah 40%).

Hasil Survey  LSI Deny JA ini menyimpulkan bahwa bagi pemilih Indonesia, ulama adalah profesí yang paling didengar himbauannya dibandingkan politisi, penulis, dan profesi lain.

Ulama lebih didengar himbauannya di kalangan masyarakat berpendapatan rendah, berpendidikan dasar, tinggal di desa, berjenis kelamin wanita, dan berusia antara 20-39 tahun.

Ulama juga lebih didengar oleh pemilih partai dengan basis agama (PKB, PPP, PKS, PBB) dibandingkan partai nasionalis.

Lima ulama yang paling didengar himbauannya dan juga cukup dikenal adalah Ustadz Abdul Somad, Ustadz Arifin llham, Ustadz Yusuf Mansur, Abdullah Gymnastiar (AA Gym), dan Habib Rizieq Shihab.

5 Ulama yang memenuhi ketiga kriteria memiliki ''pengaruh elektoral'

Sejak ke Arab Saudi dalam waktu yang lama dan dicitrakan berkasus hukum, pengaruh Habib Rizieq Shihab berkurang signifikan.



Hasil survey menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf masih menang di kalangan pemilih yang mendengarkan himbauan ulama. Jokowi-Ma'ruf juga menang di pemilih yang tidak mendengarkan himbauan ulama. 



(GR)


Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya