Daftar Pasang Baru Indihome

Gita Yoga, Membaca Kembali Bhagawad Gita

Wagub Cok Ace  dan Presiden World Hindu Parisad Made Mangku Pastika  mengahdiri  Acara Gita Yoga serangkaian Gita Jayanti Nasional 2018 di Sisi Timur Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (16/12).
REDAKSIBALI.COM - Mengutip sloka 2.47 Bhagawad Gita, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengingatkan agar Umat Hindu melaksanakan tugas dan kewajiban tanpa pamrih. Harapan itu disampaikannya saat menghadiri Acara Gita Yoga serangkaian Gita Jayanti Nasional 2018 di Sisi Timur Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (16/12).

“Engkau berhak melakukan tugas kewajibanmu yang telah ditetapkan, tetapi engkau tidak berhak atas hasil perbuatan. Jangan menganggap dirimu penyebab hasil kegiatanmu dan jangan terikat pada kebiasaan tidak melakukan kewajibanmu,” demikian bait sloka 2.47 Bhagawad Gita yang dikutip Wagub Cok Ace. 

Sloka itu, ujar Cok Ace, menuntun Umat Hindu agar bekerja tanpa pamrih. “Bekerjalah untuk kebaikan, lakukan setiap pekerjaan sebagai persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Jangan bekerja untuk orang lain, karena itu pasti berujung pamrih. Yakinilah bahwa bekerja itu adalah yadnya dan tak ada yadnya yang sia-sia,” terangnya. 

Ia berharap, Bhagawad Gita menjadi pedoman bagi Umat Hindu dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sehari-hari.

Wagub Cok Ace sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan Gita Yoga serangkaian Gita Jayanti Nasional 2018. Karena Gita Jayanti dimaknai sebagai perayaan hari turunnya Bhagawad Gita. 

Menurutnya, Gita Yoga memiliki arti yang sangat penting untuk memantapkan Sradha Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi bagian penting dari proses perenungan Umat Hindu agar ke depannya menjadi lebih baik.

Sementara itu, Presiden World Hindu Parisad Made Mangku Pastika mengingatkan agar Umat Hindu membiasakan diri membaca Bhagawad Gita. 

“Jangan karena namanya Kitab Suci, lalu ditaruhnya di pelangkiran. Justru harus dibaca sampai lecek, jadikan bantal tidur sehingga setiap saat bisa dibuka dan dibaca berulang-ulang hingga paham,” ujar Made Mangku Pastika .

Pada bagian lain, Ketua Umum Perkumpulan International Society for Krishna Consciousness ( ISKCON) Vrajendra-Nandana Das melaporkan bahwa Gita Yoga merupakan rangkaian dari Kegiatan Gita Jayanti Nasional 2018. 

Gita Jayanti adalah hari peringatan turunnya Bhagawad Gita. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mengajak Umat Hindu untuk lebih membudayakan membaca Bhagawad Gita sebagai pedoman hidup. Gita Yoga dimeriahkan dengan pelaksanaan yoga bersama yang dihadiri oleh ribuan peserta.(GR/rls)
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya