Daftar Pasang Baru Indihome

Ini Kata Netizen Mengenai Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, S.Sos, SH, M.Si




REDAKSIBALI.COM - "Keterwakilan perempuan di parlemen sangatlah diperlukan untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan gender" demikian disampaikan Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, S.Sos, SH, M.Si, calon DPD RI nomor urut 25 kepada redaksibali.com.

“Selama ini saya peduli pada persoalan perempuan dan anak, saya juga berharap bisa turut berkontribusi terhadap pembangunan di Bali melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Mohon dukungan semeton sinamian, karena saya ingin perjuangkan aspirasi masyarakat Bali, termasuk dari kalangan masyarakat terpinggirkan,” katanya

Terkait majunya Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, S.Sos, SH, M.Si sebagai Calon DPD pada Pemilihan Umum Nasional bulan April tahun 2019 nanti,  seorang netizen bernama Nengah Artika menulis di wall FB nya. 
"Sosok yang cerdas, berani, tegas, sederhana dan humble melekat pada diri Ibu yang tangguh satu ini, Ibu Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati. Sejak pertama kali saya mengenal beliau, saya selalu ingat betapa ramahnya beliau pada semua anggota tim yang turut berjuang dalam pemenangan Koster Ace. Tidak hanya dengan tim, dengan semua lapisan masyarakat pun tetap ramah apa adanya tanpa ada perbedaan dan tidak pernah pelit ilmu".

Lebih lanjut Nengah Artika menulis "Jauh lebih dalam mengenal sosok Ibu Sri, ternyata beliau memiliki segudang prestasi. Terjun dalam beberapa organisasi seperti wakil ketua KNPI selama dua periode, Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia Provinsi Bali, sekertaris Forum Pembauran Kebangsaan kota Denpasar dan pernah mewakili politisi muda Provinsi Bali studi banding ke Washington DC, AS."

Pada paragraf terakhir Nengah Artika menulis "Saatnya Bali punya wakil perempuan di DPD-RI, untuk mewakili suara Perempuan dan anak serta semua kalangan dan golongan. Perempuan Bali perempuan Hebat..!!!"
(GR)



Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya