Kota Denpasar Siap Gelar Bursa Inovasi Desa



REDAKSIBALI.COM - Bursa Inovasi Desa (BID)  dimaksudkan untuk menjembatani kebutuhan Pemerintah Desa di Denpasar akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternative kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan Dana Desa yang lebih efektif dan inovatif.

Hal itu disampaikan Ni Nyoman Sukartini, SH,  Ketua Panitia  Bursa Inovasi Desa Kota Denpasar Berbasis Digital yang  juga menjadi  Sekretris Tim Inovasi Kota Denpasar  kepada  redaksibali.com

Lebih lanjut Sukartini menyampaikan Kota Denpasar  akan melaksanakan Bursa Inovasi Desa tanggal 18 Desember 2018, pulai pukul 8.30 pagi. BID ini  akan dilaksanakan di Ruang Sewaka Mahottama lantai tiga Gedung Sewaka Dharma,  jalan Mulawarman No. 1 Lumintang Denpasar.

Pada Bursa Inovasi Desa Kota Denpasar  tanggal 18 Desember 2018 nanti,  panitia bursa menyediakan 106 menu inovasi yang bisa ditiru  untuk dilaksanakan di desa-desa di Denpasar. Contoh program-program inovatif  yang  ditiru ini, bisa berasal dari desa di Kota Denpasar sendiri maupun dari luar Kota Denpasar.

Sukartini menambahkan 106 menu yang disajikan dalam bursa terdiri dari 55 jenis menu  bidang Kewirausahaan, 31 jenis menu bidang Peningkatan Sumber daya Manusia dan 20 jenis menu bidang Infrastruktur.

“Perbekel  bersama Ketua Badan Permusyawaran Desa se-Kota Denpasar yang kami undang menghadiri kegiatan  Bursa Inovasi Desa ini, kami harapkan bisa memilih menu yang disediakan  yang sekiranya cocok dengan potensi  desa masing-masing”  jelas Sukartini
 
Ni Nyoman Sukartini, SH
Sukartini melanjutkan “Setelah menu dipilih, Perbekel akan mengisi Kartu Komitmen, yakni kartu yang menyatakan komitmen desa untuk mereplikasi  kegiatan yang telah dipilih”

“Selain itu Pada Bursa Inovasi Desa Kota Denpasar,  para Perbekel juga akan mendapatkan Kartu Ide. Kartu Ide ini dimaksudkan untuk menjaring ide-ide  inovasi dari desa-desa di seluruh Kota Denpasar.  Pada kartu Ide, para Perbekel menuliskan program-program yang dianggap  inovatif yang telah dilakukan di desa- masing. Tim Inovasi Kota Denpasar  akan menginventarisir ide-ide ini untuk selalanjutnya  dianalisa, diuji. Bila Ide  ini dinyatakan inovatif maka ide ini akan dicapture, selanjutnya  bisa dimasukkan kedalam  menu bursa  tahun berikutnya” pungkas Sukartini (GR)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya