Daftar Pasang Baru Indihome

Rai Mantra Harapkan Desa Kembangkan Inovasi yang Mendukung Pemenuhan Pelayanan Dasar

Walikota Denpasar  Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berfoto bersama  Perwakilan Kepala Dinas PMD Provini Bali Wayan Sumaharjaya dan Panitia BID Kota Denpasar Berbasis Digital di Ruang Sewaka Mahottama, Gedung Sewaka Dharma, hari Selasa (18/12)
REDAKSIBALI.COM -Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berharap para Perbekel dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Denpasar memiliki wawasan yang sama terkait inovasi dan kreatifitas yang didukung ekosistem di daerahnya.

Harapan itu disampaikan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat memberi sambutan pada acara Bursa Inovasi Desa (BID) Kota Denpasar Berbasis Digital di Ruang Sewaka Mahottama, Gedung Sewaka Dharma, hari Selasa (18/12)

Dalam sambutannya Rai Mantra menjelaskan inovasi merupakan memunculkan sesuatu yang baru dari yang sudah ada, memberi kualitas pada program. Sedangkan kreatif berarti melakukan atau mengembangkan sesuatu yang baru.

Lebih lanjut Rai Mantra menyatakan tujuan inovasi itu adalah kedinamisan yang nantinya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Dimana dimensi inovasi adalah untuk meningkatkan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Rai Mantra menekankan inovasi yang dikembangkan Desa di Denpasar hendaknya mendukung pemenuhan pelayanan dasar. Salah satunya adalah menunjang penyelesaian persoalan lingkungan, seperti sampah misalnya. Bagaimana sampah bisa dikurangi di tingkat hulu, bagaimana mengurangi penggunaan plastik.

Menurut Rai Mantra perlu ada bidang khusus di Pemberdayaan Mayarakat dan Desa yang mengurus inovation center. Karena inovasi tidak perlu harus mahal, yang diperlukan adalah kesungguhan dan niat. Bursa inovasi diadakan sebagai studi komparatif yang dicocokkan dengan keadaan di desa masing-masing.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (DPMD) Kota Denpasar  yang juga Ketua Tim Inovasi Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, S.Sos, M.Si (kiri) dan  TA PID Provinsi Bali Made Adi Permadi , ST pada acara BID Kota Denpasar Berbasis Digital
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar yang juga menjadi Ketua Tim Inovasi Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, S.Sos, M.Si dalam laporannya menyampaikan Bursa Inovasi Desa Kota Denpasar Berbasis Digital ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyebarluaskan informasi terkait Program Inovasi Desa dan menginformasikan rencana kegiatan penyelenggaraan pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa kepada pemangku kepentingan di seluruh tingkatan pemerintah Kota Denpasar.

Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan “Bursa Inovasi Desa juga dimaksudkan untuk menginformasikan pelaku yang terlibat dalam pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa di tingkat Kota, Kecamatan dan Desa. Selain itu untuk memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di Desa dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas program”

“Bursa Inovasi Desa juga bertujuan untuk menjaring komitmen Pemerintah Desa untuk mengadopsi atau mereplikasi inisiatif atau inovasi yang diperoleh dalam Bursa Inovasi Desa di Kota Denpasar ini” terang Alit Wiradana

Pembukaan Acara BID Kota Denpasar ditandai dengan pemukulan gong oleh Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar Ketut Suteja Kumara dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar yang juga Ketua Tim Inovasi Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana.

BID Kota Denpasar kali ini menyajikan 106 menu yang terdiri dari 55 jenis menu bidang Kewirausahaan, 31 jenis menu bidang Peningkatan Sumber daya Manusia dan 20 jenis menu bidang Infrastruktur.

Perbekel se-Kota Denpasar yang menghadiri kegiatan BID ini memilih menu yang disediakan yang sekiranya cocok dengan potensi desa masing-masing. Setelah menu dipilih, Perbekel mengisi Kartu Komitmen, yakni kartu yang menyatakan komitmen desa untuk mereplikasi kegiatan yang telah dipilih

Selain itu BID Kota Denpasar, para Perbekel juga mendapatkan Kartu Ide. Kartu Ide ini dimaksudkan untuk menjaring ide-ide inovasi dari desa-desa di seluruh Kota Denpasar. Pada kartu Ide, para Perbekel menuliskan program-program yang dianggap inovatif yang telah dilakukan di desa- masing-masing.

Seperti yang disampaikan Walikota Denpasar dalam sambutannya bahwa Desa di Denpasar sudah melaksanakan sebagian dari menu inovasi yang disajikan, namun belum dicatat sehingga tidak masuk kedalam menu bursa. Demikianlah perlunya Kartu Ide.

Pada acara BID ini juga ditayangkan video program desa yang dinyatakan inovatif dan telah berhasil di capture.

Secara teknis acara BID Kota Denpasar dilaksanakan oleh Tim Inovasi Kota Denpasar bersama Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan se-Kota Denpasar.

Tampak hadir mengikuti acara BID perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali, Koordinator Propgram P3MD/PID Provinsi Bali, Camat se-Kota Denpasar, Perbekel se-Kota Denpasar, Ketua Badan Permusyawaratan Desa se-Kota Denpasar dan tokoh Mayarakat Desa dan Anggota Tim Inovasi Kota Denpasar
. (GR)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya