Segarkan Paham Kebangsaan, GMNI Denpasar Hadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi

Dr. I Dewa Gede Palguna, SH. MHum, Hakim Mahkamah Konstitusi saat mejadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Gelora Kebangsaan GMNI di Aula Pascasarjana Universitas Udayana, Sabtu (1/12/2018

REDAKSIBALI.COM Secara historis maupun sosiologis, bahkan filosofis, lahirnya dasar Negara Pancasila itu adalah bertolak dari dasar pemikiran tentang gagasan kebangsaan Indonesia. Dasar negara Pancasila tidak bisa dilepaskan dari gagasan kebangsaan Indonesia. 

Konsekuensi logisnya mengubah atau menolak gagasan (yang sekarang telah menjadi paham) kebangsaan Indonesia berakibat pula pada berubah atau tertolaknya dasar negara Pancasila. Demikian pula sebaliknya mengganti atau mengubah dasar negara Pancasila dengan sendirinya berarti mengganti atau mengubah paham Kebangsaan Indonesia

Hal itu disampaikan Hakim Mahkamah Konstitusi, Dr. I Dewa Gede Palguna, SH. MHum saat mejadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Gelora Kebangsaan GMNI di Aula Pascasarjana Universitas Udayana, Sabtu (1/12/2018)

Dewa Gede Palguna juga menegaskan gagasan Kebangsaan Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 itu sesungguhnya bukan semata-mata memiliki legitimasi politik dan konstitusional tetapi juga sosiologis. 

Karena itulah menurut Dewa Palguna ‘Menyegarkan Kembali Ingatan Akan Paham Kebangsaan Kita' menjadi sangat penting. Sebab tatkala paham Kebangsaan Indonesia itu hilang dari ingatan, yang artinya dia telah tidak lagi menjadi kesadaran kolektif kita, maka kelangsungan hidup negara bangsa (nation state) Indonesia yang berdasarkan Pancasila sungguh menjadi tanda tanya besar. 
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof.Dr.Ir. I Made Sudarma,MS. (kiri) dan Ketua DPD Persatuan Alumni GMNI Bali I GN Kesuma Kelakan (kanan) saat memberikan sambutan dalam seminar.
Seminar yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Hukum Denpasar  dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana  Prof.Dr.Ir. I Made Sudarma,MS. Ketua DPD Persatuan Alumni GMNI Bali I GN Kesuma Kelakan juga  turut memberikan sambutan dalam seminar ini.

Selain Dr. I Dewa Gede Palguna, SH. MHum, tampil sebagai sebagai narasumber  lainnya Dra. I Gusti Agung Putri Astrid, MA, Drs. I Wayan Surpa S H., MS dan Dr. Jimmy Z. Usfunan, SH, MH 

Ketua GMNI Komisariat Hukum Unud I Putu Chandra Riantama usai seminar menyampaikan “Seminar Nasional Gelora Kebangsaan GMNI 2018 merupakan wadah yang sangat baik bagi kita mahasiswa khususnya yang aktif dalam organisasi ekstra kampus dan organisasi intra kampus, karena pada sesi seminar tadi pokok bahasan kita adalah Permenristekdikti No 55 tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi”

”Organisasi ekstra kampus akan kembali dilibatkan dalam segala bentuk kegiatan mahasiswa di dalam kampus khususnya mengenai penanaman ideologi bangsa yaitu ideologi Pancasila. Seminar ini bisa sebagai langkah awal kita organisasi ekstra kampus, intra kampus dan lembaga perguruan tinggi untuk saling bertukar pikiran, bahwasanya kedepan kita harus saling bergotong royong, bergandengan tangan untuk membumikan ideologi Pancasila, khususnya dalam seluruh aktivitas kehidupan kampus,” lanjut Candra

Candra berharap “Semoga kedepan kita mahasiswa khususnya Komisariat Hukum GMNI Denpasar bisa senantiasa bergerak progresif dalam proses memberi dan membangkitkan kembali nuansa kebangsaan di dalam rumah - rumah intelektual kita “

Kepada redaksibali.com, Ketua Panitia Seminar Gede Rhama Sukmayoga Wiweka menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara seminar. Menurut Rhama Yoga, meskipun masih ada beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan seminar, namun ini merupakan langkah awalan menghidupkan kembali semangat GMNI Komisariat Hukum Denpasar. 


Rhama Yoga menyampaikan, seminar nasional yang diadakan ini merupakan satu rangkaian dari kegiatan Gelora Kebangsaan GMNI 2018. Dimana sebelumnya dilaksanakan Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat GMNI Hukum Denpasar tanggal 18 November 2018 dan Diskusi Gelora Kebangsaan GMNI tanggal 20 November 2018 lalu. (GR)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya