Bawaslu Gianyar Bersiap Rekrut 1.502 Pengawas TPS

Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariani, SE, MM saat berkoordinasi, sekaligus melakukan supervisi ke Bawaslu Kabupaten Gianyar terkait dengan pengawasan Pemilu tahun 2019., hari Selasa (8/1)  

REDAKSIBALI.COM - Pelaksanaan Pemilu serentak yang sudah semakin dekat, seditaknya 3.bulan lagi, tepatnya 809 hari lagi masa pencoblosan yaitu pada tanggal 17.April 2019, oleh karena itu banyak agenda dan kegiatan yang harus dituntaska oleh Bawaslu Kabupaten Kota.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariani, SE, MM saat berkoordinasi,sekaligus melakukan supervisi ke Bawaslu Kabupaten Gianyar terkait dengan pengawasan Pemilu tahun 2019., hari Selasa (8/1)

Ariani mengatakan “Maksud dan tujuan kami melakukan supervisi mengingat tahapan sudah berjalan. Sebelum tahapan pemungutan suara kami perlu mempersiapkan calon-calon PTPS (Pengawas Tempat Pemungutan Suara)."


"Dari sekarang kami menginstruksikan kepada Bawaslu Kabupaten/ Kota untuk melakukan upaya-upaya komunikasi dengan masyarakat yang sekiranya berkenan untuk ikut mengawal pesta demokrasi tahun 2019. melalui ikut serta sebagai PTPS. Dengan demikian kami berharap pengawasan di setiap TPS bisa lebih maksmal" lanjut Ariani.

Sementara itu Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan, SH mengatakan awal tahun 2019 ini, setelah hari raya Galungan dan Kuningan intensitas pelaksanaan kampanye sudah mulai banyak dilakukan oleh peserta Pemilu, melalui Calon DPRD Kabupaten, Provinsi, maupun tingkat pusat, dan juga calon DPD.

Hartawan juga menyampaikan Bawaslu Gianyar mengatensi khusus terhadap pelaksanaan kampanye yang dilakukan oleh para Caleg pada setiap pelaksanaan kampanye yang berbentuk tatap muka atau pun pertemuan terbatas.

“Perhatian terhadap pelaksanaan kampanye dilakukan Bawaslu karena sistem pemilu yang menggunakan sistem terbuka dengan suara terbanyak, sehingga kompetisi ini tidak hanya d eksternal partai politik tapi juga di internal partai politik. Dalam memperoleh dukungan suara yang sebanyak banyaknya maka potensi pelanggaran sangat potensial terjadi” tegas Hartawan

Selain melakukan pengawasan kampanye dari setiap calon, Bawaslu juga melakukan pengawasan terhadap logistik Pemilu. “Pada bulan bulan ini logistik pemilu sudah mulai didistribusikan, diantara nya kotak suara, sampul, tinta, bilik suara, bantalan dan lain sebagainya dari tempat pencetakan ke KPU Kabupaten Gianyar “ kata Hartawan

Menurut keterangan Hartawan, saat ini Bawaslu Gianyar sedang melakukan persiapan rekrutmen jajaran pengawas Pemilu di tingkat TPS (PTPS). Pada Pemilu tahun 2019 banyaknya TPS bertambah dua kali lipat dari pelaksanaan Pilkada Bupati dan Gubernur tahun lalu, yaitu sebanyak 1502 TPS.

“Untuk merekrut jajaran pengawas sebanyak 1502 orang Bawaslu Gianyar berkoordinasi dengan pemerintahan desa dan juga tokoh- tokoh masyarakat di desa dan menghubungi lembaga lembaga formal, seperti perkumpulan guru (PGRI), dll, untuk mau dan bersedia mengabdikan diri untuk menjadi pengawas TPS” papar Hartawan.
(GR)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya