Jamin Hak Pilih, Disdukcapil Rekam E-KTP Penghuni Rutan Gianyar

Perekaman E-KTP di Rumah Tahanan (Rutan) Negara klas II B Gianyar oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar dan dipantau Bawaslu Gianyar

REDAKSIBALI.COM - Untuk menjamin hak pilih warga negara yang telah memenuhi syarat dalam Pemilu serentak tahun 2019 ini semua komponen diharapkan bergerak dalam menjaga hak pilih pemilih. Pada hari Jumat (18/1/2019) di Rumah Tahanan (Rutan) Negara klas II B Gianyar di sambangi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar untuk melakukan perekaman E-KTP terhadap penghuni Rutan. Sesuai data penghuni Rutan yang belum melakukan perekaman E-KTP sebanyak 25 orang, 

"Kami sangat mengapresiasi langkah langkah dari Dinas Dukcapil Kabupaten Gianyar dalam proses perekaman warganya yang seharusnya suda memiliki E-KTP. Bawaslu Gianyar hadir dalam kegiatan tersebut untk memastikan dan menjamin hak pilih warga negara yang ada di Rutan" kata ketua Bawaslu Gianyar Wayan Hartawan,

Hartawan menyatakan menurut ketentuan dalam Undang undang Pemilu nomor 7 tahun 2017, warga yang tidak terdaftar dalam DPT untuk dapat menggunakan hak pilihnya harus dapat menunjukan E-KTP.

"Sejatinya dalam menjaga dan melindungi hak konstitusi warga negara dalam Pemilu bukan hanya tugas dari Disdukcapil dan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Bawaslu dan KPU akan tetapi merupakan tugas juga dari partai politik peserta pemilu. Maka dari itu Parpol juga harus pro aktif untuk mendorong masyarakat untuk melakukan perekaman" kata Hartawan


Menurut Hartawan samapai saat ini sesuai dengan hasil, pengawasan Bawaslu Gianyar, Parpol masih minim membawa data konstituenya yang belum melakukan perekaman E-KTP. Hartawan berharap dengan waktu yang tinggal 3 bulan menjelang pencoblosan dapat maksimalkan untuk melakukan perekaman.

"Karena data pemilih ini berpotensial untuk dijadikan dasar untuk mengajukan gugatan oleh pihak pihak yang tidak terpilih, maka dari itu mari kita secara sinergi dan simultan untuk menjaga hak pilih warga negara sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing masing" pinta Hartawan
(GR)
Share on Google Plus

About REDAKSI BALI

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya