Daftar Pasang Baru Indihome

LSI Denny JA: Pertarungan Parpol 2019

Partai Politik Peseta Pemilu 2019

REDAKSIBALI.COM -Memasuki tahun 2019, Lembaga survey LSI Denny JA merilis hasil survey bulan Januari ini. Survey yang bertajuk ‘Pertarungan Partai Politik 2019’ memberi gambaran perolehan suara Partai Politik peserta Pemilu 2019.

Pengambilan data Survey ini dilakukan pada periode Agustus – Desember 2018 , dengan jumlah keseluruhan responden 1.200 orang. Responden dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error pada kisaran 2,9 %. Wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner. Survey ini juga dilengkapi FGD dan analisis media serta Indepth Interview

Hasil Survey LSI Deny JA menemukan PDIP potensial juara Pileg 2019. Pada survey bulan Desember perolehan suaranya PDIP 27,7% . Posisi kedua ditempati Partai Gerindra dengan perolehan suara 12,9%, ketiga Partai Golkar 10,0%.

PDIP konsisten selalu nomor 1 di 5 kali survey (Agustus – Desember 2018) dengan selisih di atas 10% dengan pesaing terdekat yakni Partain Gerindra.

Peneliti menyimpulkan Partai Gerindra dan Partai Golkar masih bersaing dalam memperebutkan urutan nomor 2. Sedangkan PKB dan Demokrat bersaing dalam memperebutkan urutan nomor 4. Pada Survey bulan Desember, PKB memperoleh suara 6,9% sedangkan Partai Demokrat 3,3%.

Survey juga menemukan di antara 4 partai (Perindo, PSI, Berkarya dan Garuda) yang baru mengikuti Pileg 2014, Perindo memimpin dengan pereolehan suara 1,9%. Sementara Partai Hanura, PKPI, PBB tidak terdengar kiprahnya pada masa kampanye ini. Data survey bulan Desember menunjukkan perolehan suara Hanura 0,6%, PBB 0,2% dan PKPI 0,1%

Data survey menyebutkan suara Partai Nasdem, PKS, PAN, dan PPP mengalami penurunan dibanding Pemilu-pemilu sebelumnya. Partai Nasdem, PKS, PAN, dan PPP masih perlu berjuang untuk bisa lolos Parliamentary Threshold (PT). Data survey bulan Desemberm menunjukkan perolehan suara Partai Nasdem 2,8%, PAN 1,8%, PKS 3,3% dan PPP 3,0%.
(GR)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya