Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi : Kuatkan Usaha Berbasis Masyarakat untuk Kemandirian Ekonomi Bangsa

Anggota DPR RI/ MPR RI Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi saat menjadi narasumber sosialisasi mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di desa Kuwum, Mengwi, Badung hari Senin (4/2/ 2019). 
REDAKSIBALI.COM. Terkait dengan pelaksaan demokrasi yang memberikan kebebasan sebebas-bebasnya, kini bangsa kita tengah menghadapi pilihan, mana yang diutamakan, kemakmuran rakyat atau kebebasan yang sebebas-bebasnya. Menghadapi pilihan itu, tentu kita akan mengutamakan kemakmuran rakyat sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

Demokrasi dan kebebasan hanya merupakan salah satu alat, sedang tujuan utama kita berbangsa dan bernegara adalah memajukan kesejahteraan umum.

Demikian disampaikan anggota DPR RI/ MPR RI Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi kepada redaksibali.com usai acara sosialisasi empat konsensus nasional di desa Kuwum, Mengwi, Badung hari Senin (4/2/ 2019).

Dalam acara sosialisasi mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. yang dihadiri puluhan anggota dan pengurus kelompok ternak ini, Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi menyampaikan, “Kebijakan perekonomian harus mendukung cita-cita negara kesejahteraan yang berkeadilan. Untuk itu diperlukan langkah yang tepat untuk menormalisasi kehidupan ekonomi rakyat dengan kembali memperjuangkan paham ekonomi kerakyatan.”

“Kepemilikan negara terhadap alat alat perekonomian dan kekayaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus tetap dipertahankan, dan diusahakan pengembalian seluruh alat-alat perekonomian dan kekayaan yang telah berpindah kepemilikan terutama yang erat kaitannya dengan keamanan nasional,” kata Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi melanjutkan

Menurut Ida Bagus Putu Sukarta, SE, MSi, kelompok tani ternak merupakan salah satu contoh usaha berbasis masyarakat yang perlu dikuatkan sebagai bagian penting dari mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.
(GR)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya