Mahasiswa Bali Harapkan Pers yang Independen

Peserta Ngopi (Ngobrol Pintar) dengan tema ‘Pers Sebagai Pilar Demokrasi Indonesia’ di Gedung PHDI Provinsi Bali, hari Sabtu (9/02/2019) \ berfoto bersama

REDAKSIBALI.COM - Memperingati hari pers nasional (HPN) Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Denpasar menggelar Ngopi (Ngobrol Pintar) dengan tema ‘Pers Sebagai Pilar Demokrasi Indonesia’ di Gedung PHDI Provinsi Bali, Sabtu (9/02/2019)

Tigapuluhan peserta dari berbagai macam elemen organisasi diantaranya Kader Aktif PC KMHDI Denpasar, PD KMHDI Bali, PC KMHDI Karangasem, PC KMHDI Bangi, DPC GMN Denpasar, SDMN UNUD, Pusat Kebudayaan Baru, Front Mahasiswa Nasional, GMKI Cab. Denpasar, Bhumi Putra Study Club, LMND Bali dan Narmada Bali hadir meramaikan diiskusi

"Kegiatan tersebut bertujuan membuka ruang diskusi serta pandangan dari teman-teman terkait peran dan fungsi pers didalam memperkokoh pilar demokrasi Indonesia terkhusus di era reformasi, " kata Kepala Bidang Litbang PC KMHDI Denpasar, I Wayan Agus Pebriana

Sedangkan Putu Asrinidevy, Ketua PC KMHDI Denpasar mengatakan "Kegiatan Ngopi sebagat bentuk kritik atas kondisl pers hari ini yang terkadang tidak objektf di dalam memberi informasi kepada masyarakat. Indepedensi pers kini dipertanyakan, khususnya pada tahun politik yang penuh dengan kepentingan ini. Tugas pers sebagai media penyebar informasi terkadang terselubung kepentingan pemegang kuasa, sehingga berita yang diproduksi tidak objekif lagi".

PC KMHDI Denpasar berharap mahasiswa tidak melupakan budaya diskusi. “Harapannya kedepan diskusi lebih bervariatif lagi. Diskusi yang kini melemah perlu dibangkitkan lagi, karena diskusi merupakan bagian dari literasi selain membaca dan menulis. Selain sebagai ajang silaturahmi, juga dapat menambah wawasan" tutup Dharma saat memberikan closing statement.
(GR.rls)


Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya