H-31, KPU Denpasar Siap Selenggarakan Pemilu Serentak 2019

Media Gathering KPU Denpasar, hari Minggu (17/3)

REDAKSIBALI.COM - Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota  Denpasar sedang melakukan rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 12. 159 orang dan rekrutmen petugas ketertiban (Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3.474 orang. 

Selain itu KPU Denpasar juga sedang melakukan verifikasi faktual data pemilih yang dikeluarkan tim Capres Paslon 02 dalam rapat dengar pendapat di Komisi 2 DPR RI. Data yang diverifikasi dengan indikator pemilih yang lahir pada tanggal 1 Januari, 1 Juli dan kelahiran 31 Desember, pemilih dengan umur di atas 90 tahun dan umur di bawah 17 tahun .

Hal itu terungkap saat acara Media Gathering yang dilaksankan KPU Denpasar, hari Minggu (17/3)

Menurut keterangan Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsa Jaya, di Denpasar ada 1.737 TPS, setiap TPS ada 7 orang KPPS, sedangkan petugas ketertiban sebanyak 2 orang per TPS. Petugas ketertiban TPS diambil dari anggota Perlidungan Masyarakat (Linmas) yang direkomendasikan oleh kepala Desa atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bila kurang akan diambil dari pecalang.

Terkait dengan jumlah Pemilih, KPU Denpasar berpatokan pada hasil rapat pleno DPTHP-2 pada bulan Desember lalu sebanyak 464.132 pemilih. Untuk pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) KPU akan melakukan pencoretan, termasuk di dalamnya 48 pemilih yang sudah terindikasi warga negara asing (WNA). Dengan demikian yang TMS nanti tidak mendapatkan C6, yakni surat panggilan memilih.

Dalam pertemuan itu, Wayan Arsa Jaya juga mengungkapkan kesiapan KPU Denpasar 31 hari menjelang pungut hitung suara Pemilu Serempak 2019, tanggal 17 April nanti. Dalam keterangannya Arsa menyampaikan KPU Denpasar sudah siap dari sisi anggaran  dan semua logistik  surat suara telah diterima.


Untuk sortir, hitung dan lipat surat suara, sudah memasuki proses ke Dapil 4, dari 5 Dapil yang ada. Surat suara untuk DPR RI sudah terselesaikan, sedangkan untuk surat suara DPD baru beproses sebagian.

Dijelaskan pula KPU Denpasar sedang melakukan pendaataan lokasi TPS yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Dalam akhir pertemun, Arsa mengajak media yang memiliki peran strategis secara bersama sama melakukan pendidikan pemilih dan mengawal proses demokrasi di Denpasar 
(GR)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya