KIPP Ingatkan ASN, TNI dan Polri Jaga Netralitas dalam Pemilu 2019

Sekjen KIPP Indoenesia, Kaka Suminta

REDAKSIBALI.COM - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP ) Indonesia mengingatkan kembali kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri untuk tetap berdiri netral terhadap semua kepentingan politik kontestasi dalam pemilu 2019, sekaligus menjamin bahwa seluruh aparatur dan sumberdaya negara diabdikan untuk kepentingan Pemilu yang demokratis, adil dan berimbang. 

Hal itu disampaikan Sekjen KIPP Indonesia, Kaka Suminta saat dihubungi redaksibali.com via telepon hari Minggu (31/3), menanggapi adanya dugaan dan penanganan kasus penyalahgunaan sumberdaya dan fasilitas negara, baik berupa sumberdaya manusia maupun non manusia untuk kepentingan salah satu kandidat khususnya dalam ranah Pilpres di berbagai daerah,

“Terhadap adanya sinyalemen ketidak netralan aparatur negara, baik ASN, TNI dan Polri, perlu segera diklarifikasi, sekaligus menindak tegas jika ada oknum penyelenggara negara yang dinilai tidak netral dalam menyikapi Pemilu 2019,” ujar Kaka Suminta sambil mengingatkan ketiga aparatur lembaga negara itu untuk menghentikan semua kegiatan yang dapat dinilai dan menjurus kepada potensi ketidaknetralan dalam Pemilu 2019.

Kaka Suminta juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) disemua tingkatan untuk melakukan pengawasan secara profesional dan adil terhadap potensi dan fakta ketidaknetralan aparatur negara dalam pemilu 2019, untuk menjaga integritas Pemilu, sebagaimana menjadi tugas dan kewenangan Bawaslu.

Sentra Gakumdu juga disorot KIPP Indonesia untuk bisa menghadirkan profil kinerja penegakan hukum Pemilu yang adil dan kredibel sehingga memberikan kepastian dan penegakan hukum dalam pemilu 2019.

KIPP beralasan, berdasarkan temuannya ada beberapa kasus yang ditangani Penegkan Hukum Terpadu (Gakumdu) tidak memuaskan di masyarakat. Menuurut KIPP kekecewaan ini berpotensi menjadi faktor yang menurunklan kepercayaan publik kepada proses Pemilu khusunya dalam hal kepastian dan penegakan hukum Pemilu.(GR)
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya