Daftar Pasang Baru Indihome

Pemilu 2019, KIPP Bali Buka Posko Pengaduan dan Perlindungan Hak Pilih

Posko Pengaduan dan Perlindungan Hak Pilih yang beralamat di  di Sekretariat KIPP Daerah Bali, Jalan Hayam Wuruk 111 Denpasar  (insert, Kaka Suminta, Sekejen KIPP Indonesia)

REDAKSIBALI.COM - Terkait Penyelenggaraan Pemilu 2019, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia membuka Posko Pengaduan dan Perlindungan Hak Pilih di sejumlah provinsi di Indonesia. Termasuk di Bali.


“Posko ini kami buka sebagai upaya mengantisipasi potensi pelanggaran dan potensi permasalahan terkait daftar pilih terutama pada saat hari pungut hitung suara. “ kata Kaka Suminta , Sekjen KIPP Indonesia kepada redaksibali.com saat menginisiasi pembukaan posko di Bali hari Sabtu (16/3)

Kaka menambahkan “Dari data dan informasi terkait DPT (Daftar Pemilih Tetap), kita melihat besarnya potensi penduduk yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik ( e-KTP) seperti yang diakui oleh Dirjen Disdukcapil”

“Diluar itu masih banyak pemilik e-KPT yang belum masuk DPT, pembentukan posko ini juga untuk menjawab adanya data warga negara asing (WNA ) yangg masuk DPT. Kalau ada warga yang mengetahui WNA masuk silahkan memberikan informasi, sehingga DPT nantinya valid” kata Kaka melanjutkan.

Menurut Konsultan IT (teknologi informasi) KIPP Daerah Bali, Nyoman Budi Wirayadnya, Posko Pengaduan dan Perlindngan Hak Pilih yang berlamat di sekretariat KIPP Daerah Bali, Jalan Hayam Wuruk 111 Denpasar ini akan dibuka sampai hari H-1 pencoblosan tanggal 17 April 2019. Laporan yang masuk ke Posko akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan pihak terkait oleh Pengurus KIPP Daerah Bali dan juga nantinya akan dijadikan catatan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Bali.

“Masyarakat bisa langsung memberikan laporan ke Posko, atau bisa melalui e-mail kippdabali@gmail.com atau melali WA ke nomor 081 780 755” kata Budi Wirayadnya

Komisioner KPU Bali, Divisi Data dan Perencanaan I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan untuk perlindungan hak pilih.

"Itu menunjukkan rakyat aktif mengawal demokrasi terutama Pemilu. Namun kami berharap segala kegiatan dikoordinasikan kepada KPU, KPU Bali khususnya, agar dalam kegiatan tersebut proses pengaduan / perlindungan hak pilih rakyat lebih efektif kita layani, terutama dari segi waktu" kata Dharmasanjaya

I Wayan Widi Ardana Putra, Anggota Bawaslu Bali yang manangani data pemilih juga menyambut baik inisiatif dan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam proses kepemiluan.

"Siapapun, baik LSM, NGO, individu yang mau terlibat dalam proses Pemilu ini kami dukung, Apa lagi itu dilakukan oleh KIPP yang sudah terakreditasi di Bawaslu. Jadi KIPP memang mitra kerja Bawaslu, dari pusat sampai ke daerah. Kami berharap temuan-teman KIPP Bali nanti bisa dikoordinaikan dengan Bawaslu Bali” kata Widi (GR)                                                                                                                                                                                                                                                                                      

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya