Daftar Pasang Baru Indihome

Pengawas TPS Diharapkan Bisa Identifikasi Potensi Pelanggaran dan Lakukan Pencegahan

216 Pengawa TPS sekecamatan Ubud dilantik poleh Ketua Panwascam Ubud di Banjar Ubud Kelod, Kelurahan Ubud hari Selasa (26/3)
REDAKSIBALI.COM - setelah kemarin dilakukan Pelantikan dan Pembekalan untuk Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Desa/ Kelurahan se-Kecamatan Gianyar, hari Selasa pagi ini (26/3) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar kembali melaksanakan monitoring dan supervisi terkait pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di dua kecamatan yaitu kecamatan Payangan dan kecamatan Ubud.

145 orang PTPS dilantik dan diberikan pembekalan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Bawaslu Kabupaten Gianyar di Vila Sewu Nusa, Banjar Penginyahan DesaPuhu. Sedangkan 216 PTPS lainnya dilantik di Banjar Ubud Kelod, Kelurahan Ubud. Pelantikan tersebut dihadiri oleh unsur Muspika yaitu Kapolsek, Danramil, Camat dan juga Ketua PPK kecamatan masing masing.

Ketua Bawaslu Gianyar Wayan Hartawan mengatakan setelah dilantik PTPS wajib mendapatkan bimbingan tekni (Bimtek) yang sudah diatur dalam standard operasional prosedur (SOP)

"Beliau beliau yang mengabdikan diri sebagai PTPS tidak semuanya pernah atau memiliki pengalaman sebagai penyelenggara Pemilu, sehingga sangat penting pembekalan awal harus diberikan sehingga ada pengetahuan terkait tahapan Pemilu dan tahan kampanye, tahapan distribusi logistik, tahapan pemungutan dan penghitungan suara, karena tahapan yang sangat krusial dan berpotensi terjadi kecurangan atau pelanggaran" kata Hartawan

"Beberapa hal yang harus dipahami oleh seorang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) adalah mengidentifikasi permasalahan atau pelanggaran yang bisa muncul d TPS tempat yang bersangkutan melaksanakan tugas" sambung Hartawan

145 Pengawa TPS sekecamatan Payangan dilantik poleh Ketua Panwascam Payangan di Vila Sewu Nusa, Banjar Penginyahan, DesaPuhu, hari Selasa (26/3)

Anggota Bawalu Gianyar, Wayan Gede Sutirta yang mendapat tugas memberikan Bimtek kepada PTPS sekecamatan Payangan menambahkan ada tiga poin pokok dari jargon Bawaslu yakni, cegah, awasi dan tindak. Dengan ada pemahaman awal terkait potensi pelanggaran maka semaksimal mungkin dilakukan pencegahan, 


"Setelah ada upaya pencegahan tetap dilakukan pengawasan terhadap seseorang yang berpotensi melakukan pelanggaran, upaya terakhir baru dilakukan penindakan, manakala sudah di cegah dan tetap masih tidak taat yaa,terakhir harus kita tindak" kata Sutirta

"Upaya upaya pencegahan ini memang kami kedepan sebelum melakukan penindakan, maka dari itu Pengawas TPS harus paham terlebih dulu potensi dan juga regulasi sebagai ujung tombak pengawasan. Selain diberikan pembekalan juga akan diberikan Bimtek menjelang pemungutan suara pada tanggal 17 April nanti.  Materi nanti lebih kepada persoalan teknis, salah satunya terkait pengisian berbagai jenis formulir" kata 
Ketua Bawaslu Gianyar Wayan Hartawan kepada redaksibali.com menutp perbincangan (GR)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya