Daftar Pasang Baru Indihome

KIPP Indonesia Minta Pemungutan Suara di Malaysia Ditunda

Sekjen KIPP Indoenesia, Kaka Suminta
REDAKSIBALI.COM - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia minta pemungutan suara di Malaysia ditunda. Keterangan itu disampaikan Sekjen KIPP Indonesia, Kaka Suminta setelah memperhatikan kasus dugaan pencoblosan surat suara secara ilegal di Selangor Malaysia, dan setelah KIPP indonesia melakukan pemantauam langsung ke Malaysia, hari Sabtu (13/4)

KIPP Indonesia meminta untuk menghentikan proses pemungutan suara di Malaysia, sampai mendapatkan kepastian untuk proses pemungutan suara yang sesuai dengan UU dan PKPU yang berlaku. KIPP Indoensia beralasan dalam pemantauannya ke Malasysia menemukan 5 poin yang menjadi perhatian.

Pertama, sampai dini hari Sabtu, 13 April 2019. KPU dan Bawaslu belum mendapatkan akses untuk memastikan soal surat suara yang diduga dicoblos secara ilegal, karena dalam kekuasaan polisi Diaraja Malaysia. Sehingga sampai saat ini tak ada kejelasan tentang peristiwa dimaksud.

Kedua, proses pemungutan suara dengan Kotak Suara Keliling (KSK) ditemukan banyak kejanggalan seperti kotak suara tak disegel saat melakukan pemungutan suara.

Ketiga, dalam beberapa tim KSK tak disertai oleh Panwas.

Keempat, pengakuan petugas KSK memberikan hak pilih pada siapapun yang di lokasi tugasnya tanpa memperhatikan DPT.

Kelima, dalam penyerahan kotak suara KSK dilakukan dengan memeriksa dan membuka kotak suara. (rs, GR)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya