Daftar Pasang Baru Indihome

Serahkan Bantuan Kursi Roda di Desa Melinggih, Dinsos Bali Temui Penyandang Disabilitas 'Terlantar' di Desa Puhu, Gianyar

Dinas Sosial Provinsi Bali, PUSPADI Bali, didampingi Caleg DPRD Provinsi terpilih Rai Warsa menyerahkan bantuan 1 unit kursi roda kepada Ni Made Saras Sriyanti (9 tahun) penyandang disabilitas di banjar Sema, desa Melinggih, Payangan, Gianyar, hari Jumat (7/6)
REDAKSIBALI.COM - Meskipun sebagian besar Aparatur Sipil Negara masih dalam suasana menikmati libur Lebaran, Dinas Sosial Provinsi Bali tetap memberikan pelayan kepada masyarakat. Hari Jumat (7/6) Kepala Dinas Sosial  (Kadinsos) Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, SH, MH beserta staff meluangkan waktu seharian penuh berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas. 

Redaksibali.com mencatat ada dua kegiatan utama yang dilakukan Dinas Sosial Provinsi Bali yakni, mengunjungi PUSPADI Bali, lembaga yang selama ini sangat peduli dengan Penyandang Disabilitas. Dan melakukan kunjungan lapangan bertemu langsung beberapa Penyandang Disabilitas di wilayah kecamatan Payangan, Gianyar bersama PUSPADI Bali. 

Berangkat dari kantor PUSPADI Bali di Gedung Annika Linden Centre, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Dinas Sosial Provinsi Bali dan PUSPADi Bali meluncur menuju Banjar Sema, Kecamatan Payangan Gianyar. Di sini Dinsos Porvisni Bali menyerahkan 2 unit kursi roda. Masing-masing 1 unit kepada Ni Made Saras Sriyanti, Penyandang Disabilitas berat berusia 9 tahun dan 1 unit lagi kepada Penyandang Disabilitas atas nama Ni Made Suciati (15 tahun). Selain Kursi roda, Dinsos Provinsi Bali juga menyerahkan beras, telor dan mie instan.

"Penyandang disabilitas itu ada yang terdata dan tidak terdata. memang tugas Dinas Sosial seprti ini, namun tugas menangani Penyandang Disabilitas bukan hanya tugas pemerintah. Perlu ada peran serta pengusaha maupun lembaga lainnya. Seperti sekarang ini, Dinas Sosial bekejasama dengan PUSPADI Bali dalam pengadaan kursi roda" kata Dewa Mahendra

Dewa Mahendra juga mengharapkan, agar penyandang disabilitas yang belum terdata, bisa melapor kepada petugas Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di masing-masing desa. Dengan demikian, pihaknya bekerjasama dengan yayasan maupun instansi terkait, dapat bergerak dengan cepat.

Dinas Sosial Provinsi Bali, PUSPADI Bali, didampingi Caleg DPRD Provinsi terpilih Rai Warsa menyerahkan bantuan 1 unit kursi roda kepada Ni Made Suciati (15 tahun), penyandang disabilitas di banjar Sema, desa Melinggih, Payangan, Gianyar, hari Jumat (7/6)
Direktur PUSPADI Bali mengatakan dalam kunjungan lapangan bersama Dinas Sosial Provinsi Bali, Puspadi Bali menyerahkan satu buah kursi roda adaptif, melakukan modivikasi kursi roda yang diserahkan oleh Dinas Sosial Provinsi Bali serta melakukan pengukuran kursi roda kepada kepada penyandang baru

Selain keluarga, kehadiran Disnsos Provinsi Bali dan PUSPADI Bali juga didampingi Perbekel Desa Melinggih Nyoman Surata dan  Caleg DPRD Provinsi Bali terpilih Rai Warsa.

"Dalam kondidi sulit seperti sekarang kita perlu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Meskipun pemeritah daerah sudah banyak bekerja, satu dua hal tentu ada yang luput dari perhatian. Hal-hal yang luput itu kita komunikasikan, kita fasilitasi. Kita isi ruang ruang kosong sehingga beban masyarakat dapat diringankan" kata Rai warsa

Selain mengunjungi Penyandang Disabilitas di Banjar Sema, Desa Melinggih, Dinsos Provinsi Bali dan PUSPADI Bali serta Rai Warsa juga mengunjungi Ni Wayan Andiani (26 tahun) Penyandang Disabilitas 'terlantar' di Banjar Ponggang, Desa Puhu, Payangan, Gianyar. 
Dinas Sosial Provinsi Bali, PUSPADI Bali, didampingi Caleg DPRD Provinsi terpilih Rai Warsa mengunjungi  Ni Wayan Andini (26 tahun), penyandang disabilitas 'terlantar' di banjar Ponggang, desa Puhu, Payangan, Gianyar, hari Jumat (7/6)
Ni Wayan Andiani, penyandang disabilitas yang mengalami cerebral palsy bisa dikatakan 'terlantar' karena minim perawatan dan tinggal di tempat terpencil tanpa penerangan listrik. Sehari-hari Ni Wayan Andiani hanya dirawat oleh kakek dan neneknya yang juga sudah uzur.

Prihatin dengan kondisi Ni Wayan Andiani, Dewa Mahendra  berupaya mencari tindakan lebih lanjut. Saat itu Dewa Mahendra langsung berkoordinasi dengan Perbekel Puhu dan menyerahakan donasi sebesar tiga juta rupiah untuk membuat 'akses' kursi roda di tempat tinggal Ni Wayan Andiani.


Menurut Dewa Mahendra, akses kursi roda diperlukan agar kakek dan neneknya yang sudah uzur bisa lebih mudah membawa Ni Wayan Andiani keluar ruangan sehingga sekali kali dapat menikmati sinar matahari.

Dalam Kunjungan ke kecamatan Payangan, turut hadir Kabid Penanganan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Bali Ida Ayu Ketut Anggraeni, S.Sos , MSi, dan staff Desi Ariani serta Pendamping Penyandang Disabilitas dari Kemensos Ni Putu Sri Weni Antari,Made Wijaya dan Nyoman Puja (GR)

Baca juga
http://www.redaksibali.com/2019/06/kunjungi-puspadi-bali-kadinsos-bali.html

http://www.redaksibali.com/2019/06/peringati-hlun-ke-23-dinsos-provinsi.html

http://www.redaksibali.com/2019/06/alami-kelumpuhan-dinsos-bali-bantu-i.html
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya