Daftar Pasang Baru Indihome

Gempa Akibatkan Bangunan Rusak, Terparah di Kabupaten Badung



REDAKSIBALI.COM - Gempa yang mengguncang Bali hari Selasa (16/7) pukul 08:18:36 Wita dengan kekuatan magnitude 5.8 yang bersumber di lokasi: 9.11 LS 114.54 BT (83 km Barat Daya Nusadua), kedalaman 68 km menimbulkan beberapa dampak kerusakan.

Hasil koordinasi BPBD Bali dengan BPBD Kabupaten/ Kota se-Bali dilaporkan terjadi 27 kerusakan bangunan, sebagian besar kerusakan terjadi di wilayah Kabupaten Badung.

Dalam update BPBD Bali setidaknya ada 20 kerusakan bangunan di wilayah Kabupaten Badung. Kerusakan itu terjadi di SD Negeri 1 Ungasan, Kantor Camat Kuta, SD 11 Jimbaran, Gapura ITDC , Hotel Mercure Nusa Dua , Alfamart di Jln.Bali Cliff No.48 Ungasan, SMPN 5 Kuta Selatan, SMPN 2 Ungasan, SMP Negeri 2 Kuta Selatan, Kantor Camat Kuta Selatan. Bangunan rumah di Br.Sukajati Desa Taman Abiansemal Badung, Pelinggih Bapak Muada (SD Negeri 1 Ungasan Kutsel ), SD 3 Ungasan, Genteng SDN 5 Dalung Kuta Utara, SDN 5 Ungasan, SDN 1 Tuban, SDN 2 Tuban, Gedung Serbaguna Desa Adat Tuban, Banjar Tuban Griya dan Kantor Bea Cukai Tuban.

Gempa juga menimbulkan kerusakan pada SD 1 Yeh Sumbul dan SMP 5 Mendoyo Jembrana. Di Buleleng gempa mengakibatkan satu rumah roboh di Br Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu dan satu rumah rusak di Desa Depeha Kecamatan Kubutambahan.

Di Gianyar gempa mengakibatkan plafon pada bangunan Rutan/Lapas Gianyar jebol. Dan ornamen pada atap gedung DPRD Kabutaen Gianyar patah dan beberapa genteng pecah. Sedangkan di Denpasar gempa mengakibatkan beberapa bata merah di Pura Lokanatha Lumintang ada yg runtuh/ terlepas.

Semengtara di Kabupaten Tabanan, Bangli, Karangasem dan Klungkung untuk sementara belum ada laporan terjadi korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa ini

Mekipun tidak ada korban jiwa, gempa mengakibatkan 2 orang siswa dan 1 guru mengalami luka di bagian kepala di SD 1 Ungasan, Badung. Satu orang dikabarkan mengalami luka lecet dan satu orang pingsan di SMPN 5 Mendoyo, Jembrana

Sampai saat berita ini diturunkan operasional Bandara Ngurah Rai tetap berjalan normal demikian pula aktivitas masyarakat dan kegiatan di bidang pariwisata tetap berjalan normal.

“Tim BPBD sedang melakukan pendataan dan assesment di lapangan. Update informasi akan kami laporkan pada kesempatan pertama” kata Kalaksa BPBD Provisi Bali  I Made Rentin memberi keterangan pada redaksibali.com. (GR, rtn)

Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya