Daftar Pasang Baru Indihome

WAPENA BALI Peninggalan Berharga Pak Topo

Kalaksa BPBD Bali, Made Rentin ( kiri) dan Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) almarhum Sutopo Purwo Nugroho (kanan)
REDAKSIBALI.COM - "Pak Topo, begitu kami akrab memanggilnya adalah sosok yang sangat inspiratif bagi kami yang bertugas di Kebencanaan, cara kerja beliau cepat dan tidak mengenal lelah banyak kami contoh" kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( Kalaksa BPBD ) Bali, Made Rentin kepada redaksibali.com mengenang Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) almarhum Sutopo Purwo Nugroho yang diberitakan meninggal dini hari tadi  (7/7) di rumah sakit di Guangzhou, China. 

"Sesungguhnya kami sudah mengagendakan sebuah acara dengan beliau, yaitu pembekalan dan peningkatan kapasitad pers" lanjut Rentin

Menurut Rentin Tahun 2015 silam Sutopo Purwo Nugroho mempelopori terbentuknya Wartawan Peduli Bencana (WAPENA) Bali, sebuah wadah bagi insan pers yang secara khusus melakukan peliputan terhadap kebencanaan di Bali.. Saat itu, Sutopo Purwo Nugroho memberi pembekalan, dan para awak media merasa sangat senang karena banyak mendapat pengalaman serta transfer pengetahuan  darinya

'Awalnya kami telah sepakat tanggal 22 Juni yang lalu beliau hadir di Bali bersamaan dengan Pentas Seni Wayang Cengblong  'budaya sadar bencana' serangkaian HUT Kota Amlapura, tapi karena berobat ke Guangshou maka rencana ke Bali pun tertunda" papar Rentin. 

Rentin juga menjelaskan BPBD Provinsi Bali memiliki  pusat pengendalian dan operasional (Pusdalop) yang sesungguhnya secara peran dan fungsi hampir sama dengan Pusdatin di BNPB. Pusdalops adalah pusat data dan informasi bagi kebencanaan di Bali.

"Kami berkomitmen meneruskan spirit dan semangat yang diwariskan oleh Pak Topo melalui pusdalops BPBD Bali" terang Rentin . Samnbil menjelaskan atas dorongan Ketua PWI Provinsi Bali IGB Dwikora Putra, di awal tahun 2019 BPBD Bali  membentuk TRC News (Tim Reaksi Cepat - News). TRC News adalah tim humas BPBD Bali  di Pusdalops yang diberi tugas tidak hanya menyediakan data dan informasi tapi juga melakukan respons cepat (quick respons) pemberitaan terhadap update kondisi (kondisi terkini). 

"TRC News rohnya terlahir dari semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Pak Topo, dalam dua hal   yaitu : pertama, menyajikan data dan informasi lengkap serta akurat, kedua dengan sabar dan detail melayani semua insan pers. Jadi spiritnya adalah data yang akurat dan melayani dengan hati" papar Rentin lebih jauh 

"Sejalan dengan spirit itu dan saya banyak belajar dari cara kerja Pak Topo, maka sehari setelah saya dilantik sebagai Kalaksa BPBD Provinsi Bali (7 Pebruari 2019) saya mengeluarkan 'LAYANAN CALL BACK KALASA BPBD BALI' sebuah layanan telpon kembali kepada semua pihak (apalagi Wartawan dan Relawan). Jika ingin wawancara atau ada kepentingan apapun dengan Kalaksa (saya) anda cumi saja (cuma misscall) dan saya akan telpon balik, ini sebagai wujud dan komitmen saya dalam mengemban tugas mulia di bidang penanggulangan bencana, karena saya menyadari BPBD tidak bisa berdiri sendiri dan harus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan " pungkas Rentin (gr, rtn)
Share on Google Plus

About Ngakan Made Giriyasa

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya