Daftar Pasang Baru Indihome

Gelar BID di Dentim, Bali Targetkan 5 Inovasi Desa Perkecamatan Tercapai

Suasana Bursa Inovasi Desa hari Rabu (28/8), di kantor Camat Denpasar Timur .

REDAKSIBALI.COM- Bursa Inovasi Desa (BID) bukan ajang pameran menjual barang melainkan lebih mirip dengan menjual paket wisata yang hanya dapat di dengar, dilihat kemudian dipilih berdasarkan kebutuhan dan dana.

Jadi dalam bursa inovasi desa panitia bursa, dalam hal ini Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) yang berkedudukan di tingkat kecamatan menjual gagasan atau ide dan inisiatif yang inovatif dari desa desa.

Tim Pelaksana Inovasi Desa menyiapkan daftar Inovasi per bidang seperti bidang Infrastruktur, Kewirausahaan/Ekonomi dan bidang Sumberdaya Manusia. Menu bursa ini sebelumnya ditetapkan oleh Tim Inovasi Kabupaten/ Kota.

Hal itu disampaikan Adi Permadi Tenaga Ahli Program Inovasi Desa (TA PID ) Provinsi Bali kepada redaksibali.com disela acara Bursa Inovasi Desa hari Rabu (28/8), di kantor camat Denpasar Timur .

Made Adi Permadi yang hadir ke BID bersama rekan sejawatnya sebagai Tenaga Ahli PID Provini Bali Gusti Ngurah Anom Putra, lebih lanjut menjelaskan,  peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan BID yaitu perwakilan masing-masing desa yang ada di kecamatan. Tiga orang per desa, yakni pihak yang dapat memberikan keputusan atau komitmen minimal Kepala Desa dan BPD sebagai penanggung jawab penyelenggaraan pembangunan desa.


BID sebaiknya dilaksanakan sebelum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) atau pengesahan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKP Desa dan APBDes). Agar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dapat mewujudkan komitmennya dalam bentuk kebijakan dan dukungan pembiayaan melalui APBD dan APBDes.

"Sampai saat ini BID baru terlaksana di 20 kecamatan se Bali, di Denpasar Timur ini yang ke 20. Dari 19 kecamatan yang telah melaksanakan BID, 219 Desa hadir dalam bursa. Dari 219 Desa yang menghadiri BID, 214 Desa sudah berkomitmen memasukkan item yang dipilih dalam menu bursa untuk dimasukkan ke dalam RAP" kata Adi Permadi

"Dalam BID, peserta juga mendapat kartu Ide untuk menjaring ide-ide inovatif yang telah dilaksanakan di desa. Dari BID yang sudah terselenggara di seluruh Bali, hanya 96 desa yang menuliskan ide di kartu ide. Kalau ditotal hanya 44%. Makanya hari ini saya hadir di Denpasar Timur ini untuk menguatkan itu. Agar setiap desa punya inovasi-inovasi. Dengan demikian sesuai dengan target pemerintah pusat ada minimal 5 inovasi hasil bursa. Sehingga nanti secara nasional tercapai 30 ribu inovasi yang akan dijadikan menu di tahun 2020" sambung Adi Permadi

Adi Permadi berharap, dari komitmen-komitmen yang terjadi di BID bisa masuk ke dalam RKP dan ditetapkan dalam Musrembangdes di akhir Sepetember ini, yang pada akhirnya dianggarkan dalam APBDes 2020. Sesuai roh Program Inovasi Desa untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan di desa.


Ketua Panitia BID kecamatan Denpasar Timur Ida Bagus Rai Suputra menyampaikan, dalam pelaksanaan BID di Denpasar Timur, dari 39 menu Infrastruktur, 57 menu Peningkatan Sumber Daya Manusia, dan 108 jenis menu Kewirausahaan yang disajikan panitia BID terjadi 35 komitmen yang dibuat oleh  tujuh desa peserta bursa.

35 komitmen tersebut untuk mereplikasi 4 menu infrastruktur, 21 menu peningkatan sumber daya manusia dan 10 menu kewirausahaan.

Ida Bagus Rai Suputra juga menyampaikan, terdapat 7 program yang dianggap inovatif yang telah dilaksanakan di desa-desa di Denpasar Timur dicatat dalam kartu ide. Program-program itu antara lain:

Jalan usaha tani sebagai sarana olah raga yang programnya telah dilaksanakan di desa Penatih Dangin Puri untuk bidang infratsruktur

Pemanfaatan Areal Sungai untuk Desa Wisata, prorgam ini telah dilaksanakan di desa Sumerta Kelod dan Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Masyarakat yang telah dilaksanakan di desa Sumerta Kaja untuk Bidang ekonomi/ kewirausahaan

Sedangkan untuk Program peningkatan sumber daya manusia terdapat Pustaka Desa di desa Sumerta Kelod, Sistem Informasi di desa Kesiman Kertalangu, Pelayan Publik Berbasis Digital di desa Sumerta Kaja dan PAUD Integrasi Mandala Kumara di desa Dangin Puri Kelod.

Selain Perbekel, BPD dan Kaur Perencanaan desa sekecamatan Denpasar Timur, Sekretaris Tim Inovasi Kota Denpasar Ni Nyoman Sukartini, SH beserta tim juga nampak hadir memonitor acara BID ini (GR)


baca juga
http://www.redaksibali.com/2019/08/efektifkan-penggunaan-dana-desa.html
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya