Daftar Pasang Baru Indihome

Dwi Ariyani Dorong UU Penyandang Disabilitas Segera Diimplementasikan


Dwi Ariyani, Program Officer dan Grants Consultant Indonesia untuk Disability Right Fund
REDAKSIBALI.COM - Sampai sekarang kita harus terus mendorong agar UU nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas diimplementasikan. UU 8/2016 ini perlu disosialisasikan di tingkat pusat dan daerah agar hak-hak disabilitas itu bisa segera bisa dipenuhi baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 

Demikian disampaikan Dwi Ariyani, Program Officer dan Grants Consultant Indonesia untuk Disability Right Fund usai menjadi narasumber Dalam dialog terkait Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), United Nation Convention on the Right of People with Disability (UN CRPD) dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, hari Jumat (6/9) di Gedung Annika Linden Centre, Denpasar.


"Sudah tiga tahun semenjak disahkan, Pemerintah belum juga mengesahkan beberapa peraturan pemerintah untuk pelaksanaan UU 8/2016. Baru satu Peraturan yang diterbitkan yakni Peraturan Pemerintah tentang Kesejahteran Sosial. Harus kita dorong lagi agar perturan pemerintah yang merupakan implementasi UU 8/2016 segera disahkan" kata Dwi Ariyani melanjutkan.

Teterkait pengarusutamaan penyandang disabilitas, perempuan yang juga penyandang disabilitas ini mengatakan sudah ada progres, namun perlu terus didorong terutama di daerah-daerah. Agar pembangunan di daerah juga harus inklusif terhadap disabilitas.

"Terutama layanan publik masih terus harus disuarakan sehingga layanan publik itu akses terhadap disabilitas," katanya.

Dwi Aryani juga menyampaikan masih banyak PR (pekerjaan rumah) untuk memberikan pemahaman kepada eksekutif dan legislatif bahwa disabiltas merupakan isu hak asasi manusia. Dengan adanya peraturan yang melindungi hak-hak disabilitas ini, Dwi Ariyani berharap apapun peraturan yang disusun oleh pemerintah dan legislatif harus sudah mainstraim disabilitas.

Karena hak-hak penyandang disabilitas sampai saat ini masih terabaikan, Dwi Aryani mendorong agar para disabilitas terus bersuara, melakukan advokasi, beraliansi bersama, bekerjasama untuk mendorong agar suara disabilitas bisa lebih didengar pemerintah. Dan mendorong lahirnya peraturan-peraturan yang lebih pro disabilitas.

Menurut Dwi Ariyani, Disability Right Fund (DRF) sendiri mendorong dan mendukung organisasi penyandang disabilitas untuk mengadvokasi pelaksanaan dari UN CRPD yang sudah diratifikasi di Indonesia sejak tahun 2011.

Usai acara Dwi Ariyani berfoto bersama peserta pertemuan hari Jumat (6/9) di Gedung Annika Linden Centre, Denpasar.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh pewakilan organisasi penyandang disabilitas di Bali serta lembaga swadaya masyarakat yang concern mendampingi disabilitas, sebagai narasumber Dwi Ariyani memaparkan perihal organisasi Disability Right Fund (DRF), 8 prinsip UN CRPD, UU nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, serta berdialog terkait isu isu disabilitas teraktual (GR)




Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya