Daftar Pasang Baru Indihome

Kesuma Kelakan Serap Aspirasi Masyarakat Bangli Terkait Amandemen Terbatas UUD 1945

Anggota Badan Pengkajian MPR RI I G.N. Kesuma Kelakan,ST, M.Si (pegang mikropon) saat pelaksanaan kegiatan penyerapan aspirasi di desa adat Bebalang, Bangli pada hari Kami 12/12)


REDAKSIBALI.COM- Anggota Badan Pengkajian MPR RI I G.N. Kesuma Kelakan,ST, M.Si mengunjungi  Kabupaten Bangli bertemu masyarakat dalam rangka penyerapan aspirasi dan meminta masukan masyarakat dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman terkait proses Amandemen Terbatas UUD 1945.

Pada hari Kamis (12/12) ada tiga tempat di Kabupaten Bangli yang menjadi tujuan Anggota Badan Pengkajian MPR RI I G.N. Kesuma Kelakan,ST, M.Si dalam melaksanakan kegiatan penyerapan aspirasi ini. Ketiga tempat itu yakni Desa Adat Bebalang (sebelah Selatan) Kota Bangli, Desa Adat Glagahlinggah, Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Desa Adat Tambahan, dan Desa Jehem, Kecamatan Tembuku.



Anggota Badan Pengkajian MPR RI I G.N. Kesuma Kelakan,ST, M.Si saat pelaksanaan kegiatan penyerapan aspirasi di Desa Adat Glagahlinggah, Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabpaten Bangli pada hari Kami 12/12)
Menurut Kesum Kelakan penyerapan aspirai oleh anggota Badan Pengkajian MPR RI, dalam proses menuju Amandemen Terbatas UUD 1945, merupakan manifestasi tanggung jawab sebagai anggota MPR RI untuk membangun daerah pemilihan, agar seluruh penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah, dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa sebagaimana terkandung dalam Pancasila sebagai groondnorm sekaligus weltanschaungs, dan UUD RI 1945 sebagai Konstitusi NKRI.

Kesuma Kelakan menjelaskan Dasar Hukum pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, Peraturan MPR RI No I/MPR/2014 tentang Peraturan Tata Tertib Majelis Permusyawaratan Republik Republik Indonesia.

Dalam keterangannya Kesuma Kelakan menambahkan ada enam maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni untuk melaksanakan kewajiban sebagai anggota Badan Pengkajian MPR RI, Menyampaikan Agenda, melakukan Penyerapan Aspirasi dan masukan masyarakat di daerah pemilihan Bali, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang amandemen terbatas UUD 1945. Selain itu juga untuk membuat dan Pembahasan dan Penyampaian Hasil Kajian tentang Amandemen Terbatas UUD 1945. (GR)





Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya