Daftar Pasang Baru Indihome

TIK Denpasar Monitor Pelaksanaan Program Inovasi Desa di Kecamatan dan Desa


(TIK) Denpasar saat melaksanakan Monev ke TPID Denpasar Selatan,hari  Selasa (10/12)
REDAKSIBALI.OM - Tim Inovasi Kota (TIK) Denpasar melakukan monitoring ke kecamatan dan desa untuk mengetahui kemajuan dan permasalahan pelaksanaan kegiatan program inovasi desa yang dilaksanakan di Kota Denpasar.

“Dari tanggal 5 sampai 10 Desember lalu Tim TIK Denpasar sudah turun ke-empat kecamatan yang ada di Denpasar, bertemu dengan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) untuk mengetahui kemajuan dan permasalahan pelaksanaan kegiatan program inovasi desa yang ditangani TPID pasca kegiatan Bursa inovasi Desa (BID) dan pelatihan PSDM” kata Sekretaris TIK Denpasar Ni Nyoman Sukartini, SH kepada redaksibali.com hari Senin (16/12).

TIK Denpasar saat melaksanakan Monev ke Desa Peguyangan Kangin, hari Kamis (12/12)
Lebih lanjut Nyoman Sukartini menyampaikan setelah selesai Monev di kecamatan, sampai saat ini Tim TIK Denpasar juga sedang turun ke desa-desa. 

"Dalam beberapa hari terakhir ini, tim TIK Denpasar setiap hari turun sampai ke 4 desa untuk mencari data, dan informasi yang relevan terkait realisasi komitmen pemerintah desa pasca bursa inovasi desa. Apakah komitmen replikasi program yang disampaikan desa pada BID lalu sudah masuk menjadi program dan dianggarkan dalam APBDes," kata Nyoman Sukartini yang juga Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar

Bendahara TPID Denpasar Utara, Eka Suryatna menyampaikan secara global pelaksanaan kegiatan yang dibebankan ke TPID tidak ada kendala yang berat.

"Semua kegiatan terlaksana dengan lancar berkat dukungan semua TPID, Pendamping Desa, pihak kecamatan Denut, Tim Ahli Kota Denpasar, dan lainnya. Sedikit kendala, menyatukan waktu masing-masing  anggota TPID, karena disibukkan dengan kegiatan desa masing-masing anggota maupun pekerjaan pribadi masing-masing anggota" kata Eka Surytna.


Sementara itu Ketua TPID kecamatan Denpasar Timur, Ida Bagus Rai Suputra menyampaikan kendala pelaksanaan program di kecamatan yakni tim dari desa belum bekerja secara optimal karena motivasi belum begitu bagus, selain itu kendala pekerjaan masing-masing tim yang berdampak susahnya mengatur waktu dan berkoordinasi.

Desa Dangin Puri Kangin yang di Monev hari ini (16/12) berharap pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) nantinya bisa dilaksanakan sebelum musyawarah desa, dengan demikian inovasi yang ditawarkan bisa dipertimbangkan dan masuk kedalam program dan anggaran desa.

Dalam keterangannya Nyoman Sukartini menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi ke TPID dan desa ini akan menjadi salah satu bahan pembahasan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TIK Denpasar tahap kedua yang rencananya dilaksanakan tanggal 19-20 Desember nanti. (GR)
Share on Google Plus

About redaksibali.com

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dan Mengandung Unsur Pelanggaran Atas SARA dan Ujaran Kebenciaan akah di hapus tanpa pemberitahuan sebelumnya